Harga Emas: Catat Penurunan Terlama Bertengger di US$1.280/Ons

Harga emas mencatat penurunan terlama dalam kurun lebih dari empat bulan pada saat saham AS terus menguat akibat penurunan permintaan atas logam mulia yang menjadi pengaman aset tersebut.
John Andhi Oktaveri | 02 April 2014 07:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Harga emas mencatat penurunan terlama dalam kurun lebih dari empat bulan pada saat saham AS terus menguat akibat penurunan permintaan atas logam mulia yang menjadi pengaman aset tersebut.

“Masa sulit telah berakhir dan orang merasa optimistis soal perekonomian,” ujar Frank McGhee, head dealer pada Integrated Brokerage Services LLC sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (2/4/2014).

Menurutnya, pembelian emas dengan alasan untuk keamanan aset sudah tidak berlaku karena tidak ada lagi kekhawatiran soal Ukraina.

Kontrak emas untuk pengiriman Juni turun 0,3% menjadi US$1.280 per ounce di bursa Comex pada pukul 13.47 waktu New York atau pukul 01.47 WIB. Sebelumnya, harga logam itu menyentuh US$1.277,40 atau yang terendah sejak 11 Februari.

“Sentimen jangka pendek untuk emas tampaknya akan negatif,” ujar Howard Wen, analis pada HSBC Securities (USA) Inc. Menurutnya, penurunan harga emas akhir-akhir ini sebagian besar disebabkan oleh kombinasi meredanya ketegangan politik dan arahan bank sentral AS untuk menaikkan tingkat bunga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Emas Hari Ini, komoditas

Sumber : Bloomberg
Editor : John Andhi Oktaveri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top