Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Perusahaan Mulai Percaya Diri Terbitkan Obligasi Korporasi

Meski sempat wait and see pada 2 bulan pertama ini, sejumlah perusahaan mulai percaya diri untuk menerbitkan obligasi korporasi mulai akhir kuartal I hingga akhir tahun ini.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 20 Maret 2014  |  19:45 WIB
Perusahaan Mulai Percaya Diri Terbitkan Obligasi Korporasi
Pemerbitan obligasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Meski sempat wait and see pada 2 bulan pertama ini, sejumlah perusahaan mulai  percaya diri untuk menerbitkan obligasi korporasi mulai akhir kuartal I hingga akhir tahun ini.

Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) Dwina S. Wijaya mengatakan saat ini mayoritas stimulus obligasi korporasi berasal dari luar negeri yang diprediksi akan terus membaik.

“Dari dalam negeri sendiri sebenarnya masih ada masalah, tetapi tidak senegatif itu [dari luar negeri]. Euforia Pemilu berpengaruh juga, namun kami juga belum tahu, apakah berpengaruh terhadap kondisi pasar atau tidak,” ujarnya, Kamis (20/3).

Meskipun demikian, tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) diprediksi sedikit lebih lambat untuk turun.

“Bahkan, semula ekspektasinya malah naik kan, tapi ternyata stagnan. Ini juga berperan dalam menciptakan naik-turunnya yield obligasi,” tuturnya.

Dia menuturkan pada tahun lalu kondisi pasar modal Tanah Air dilebih-lebihkan terlalu negatif karena kenaikan suku bunga.

Hal itu disebabkan indikator ekspektasinya dinilai terlalu negatif, contohnya interest rate akan naik tinggi sekali dan kondisi rupiah juga.

“Ternyata, kondisi kita nggak seburuk itu. Jadi, ada pembalikan sentimen. Bisa dilihat di tahun ini rupiah akan best performing currency, pasar modal juga bagus,” tuturnya.

Kendati demikian, dia tidak ingat betul jumlah perusahaan dan nilai obligasi yang akan diterbitkan menggunakan jasa penjaminan emisi dari Bahana.

Saat ini, beberapa institusi domestik tengah melakukan penjajakan kepada perseroan. Dia menyebutkan, institusi lokal terdiri dari bank dan lembaga keuangan non-bank.

“Mereka sudah pernah secara informal, tetapi kami tunggu kepastiannya,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obligasi korporasi
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top