Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EMAS COMEX Dikunci Investor, Ini Akibatnya

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena beberapa investor mengunci keuntungan mereka dari kenaikan baru-baru ini menjelang rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Februari 2014  |  05:22 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, CHICAGO - Sikap waspada jelang pengumuman minuta atau catatan pertemuan Komiter Pasar Terbuka Federal, FOMC, membuat emas berjangka Comex diperdagangkan menurun.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena beberapa investor mengunci keuntungan mereka dari kenaikan baru-baru ini menjelang rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April turun empat dolar AS atau 0,30 persen menjadi menetap di 1.320,4 dolar AS per ounce.

Emas telah naik selama sembilan sesi sebelumnya secara berturut-turut, keuntungan beruntun terpanjang sejak Juli 2011, demikian berdasarkan data.

Menurut analis pasar, pedagang mengambil sikap hati-hati menjelang rilis risalah pertemuan FOMC, yang akan memberikan laporan rinci tentang pemikiran di balik keputusan Fed AS pada Januari untuk mengurangi pembelian obligasinya.

Risalah pertemuan bank sentral Januari menunjukkan bahwa Fed sepakat untuk melanjutkan pengurangan stimulusnya dan mempertahankan panduan kedepannya, menunda perdebatan kebijakan sampai Maret, ketika ketua baru Fed Janet Yellen telah mengambil alih.

Perak untuk pengiriman Maret turun 4,8 sen atau 0,22 persen menjadi ditutup pada 21,850 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga emas comex
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top