Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Belum Dapat PMN, Adhi Karya Tunda Rights Issue

Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan konstruksi dan pengembang properti pelat merah PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menunda rencana penerbitan saham baru atau rights issue sekitar 30% tahun ini akibat belum ada keputusan pemerintah mengenai pemberian
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 10 September 2013  |  13:38 WIB
Belum Dapat PMN, Adhi Karya Tunda Rights Issue
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan konstruksi dan pengembang properti pelat merah PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menunda rencana penerbitan saham baru atau rights issue sekitar 30% tahun ini akibat belum ada keputusan pemerintah mengenai pemberian penyertaan modal negara (PMN).

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Amrozi Hamidi mengemukakan pelaksanaan rights issue memerlukan PMN agar tidak menghilangkan kepemilikan mayoritas negara sebagaimana disyaratkan DPR RI.

“Namun, sampai dengan saat ini belum ada keputusan dari pemerintah, maka rencana rights issue belum dapat dilaksanakan,” tuturnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (10/9/2013).

Perseroan telah memperoleh persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk melakukan rencana korporasi tersebut sejak 2008.

Namun, anggota parlemen meminta agar kepemilikan saham pemerintah tidak terdilusi setelah penerbitan saham baru tersebut. Dalam portepel saat ini, jumlah saham Adhi Karya tercatat sebanyak 5 miliar lembar saham.
Meskipun demikian, pihaknya belum dapat memastikan rencana aksi penawaran umum terbatas itu direalisasikan.

“DPR berharap kami melakukan rights issue maksimal 30% dari saham portepel Adhi Karya. Yang jelas, tahun ini Adhi Karya tidak memproses rights issue,” katanya.

Pada awal tahun ini, perseroan menargetkan rencana tersebut dapat direalisasikan tahun ini dengan perolehan dana sekitar Rp2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adhi karya right issue pnm
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top