HP RESEARCH Prediksi IHSG di Kisaran 4.973-5.015

BISNIS.COM,JAKARTA --HP Research memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 4.973-5.015. Indeks bursa regional pagi ini sedikit menguat didorong oleh pertumbuhan Pending Home Sales, serta spekulasi bahwa bank sentral akan meneruskan
Bambang Supriyanto | 30 April 2013 09:37 WIB

BISNIS.COM,JAKARTA --HP Research memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 4.973-5.015.

Indeks bursa regional pagi ini sedikit menguat didorong oleh pertumbuhan Pending Home Sales, serta spekulasi bahwa bank sentral akan meneruskan stimulusnya. Bursa China masih tutup memperingati  Labour Day.

Indeks saham acuan di bursa Wall Street pada perdagangan Senin ditutup menguat didorong oleh sentimen positif dari kinerja keuangan korporasi serta data Personal Spending yang lebih baik dari estimasi.

S&P dan DJIA tercatat naik 0,72% sementara  Nasdaq mencatat kenaikan sebesar  0,85%.

Departemen Perdagangan AS kemarin merilis data Personal Spending periode Maret yang tumbuh sebesar 0,2%, melemah dibanding bulan sebelumnya yang mencatat pertumbuhan 0,7% namun lebih baik dari estimasi yaitu 0,0%.

Data Personal Income juga mencatat pertumbuhan 0,2% melemah dibanding bulan sebelumnya 1,1% serta masih di bawah estimasi 0,4%.

Konsumen tampaknya lebih berhati-hati dalam mengatur pembelanjaannya seiring pertumbuhan pendapatan yang juga melunak, sehingga meningkatkan indikasi bahwa ekonomi AS melambat.

Selain itu, data Pending Home Sales periode Maret  yang juga dirilis kemarin mencatat pertumbuhan 1,5% (surv.1,0% vs rev.-1,0%) sehingga ikut memberikan sentimen positif terhadap pasar. FOMC akan melaksanakan pertemuan pada pekan ini dan diharapkan tidak merubah kebijakan yang telah dijalankannya.

Indeks acuan bursa Eropa juga ditutup menguat pada perdagangan Senin, ditopang oleh ekspektasi bahwa ECB akan mengambil kebijakan untuk  memotong tingkat suku bunga dalam pertemuan yang akan berlangsung pekan ini.

Berita positif dari Italia juga ikut mendorong kenaikan indeks bursa saham Eropa setelah PM Italia dikabarkan telah membentuk pemerintahan baru sehingga meningkatkan kepercayaan pasar.

Nilai tukar dollar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya seiring melemahnya data ekonomi AS serta menguatnya harga saham.

Tag : IHSG, saham, bursa, bursaregional, hpresearch
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top