Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKSI PERSEROAN: Pos Indonesia Maksimalkan Sumber Dana Kemitraan

JAKARTA-PT Pos Indonesia (persero) akan memaksimalkan sumber pendanaan dari kemitraan untuk kegiatan transformasi bisnis pada 2013 menyusul gagalnya perseroan mendapat penyertaan modal negara.
- Bisnis.com 31 Januari 2013  |  17:15 WIB

JAKARTA-PT Pos Indonesia (persero) akan memaksimalkan sumber pendanaan dari kemitraan untuk kegiatan transformasi bisnis pada 2013 menyusul gagalnya perseroan mendapat penyertaan modal negara.

Dirut Pos Indonesia Indonesia I Ketut Mardjana mengatakan pihaknya sebelumnya sudah mengajukan permohonan pinjaman kepada pemerintah melalui skema penyertaan modal negara (PMN) setelah pelaksanaan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) gagal terealisasi.

Menurutnya, selama ini pendanaan untuk kegiatan bisnis perusahaan tersebut berasal dari tiga jenis, yakni pembiayaan ekuitas, utang dan kemitraan.

“Untuk equity financing, perusahaan mengharapkan dari dana IPO dan PMN. Namun, pemerintah melarang rencana kami itu,” ujarnya hari ini (31/1).

Kemitraan dengan sejumlah perusahaan, paparnya, akan digenjot untuk memperluas lini bisnis perusahaan tersebut. Bahkan Pos Indonesia siap untuk meningkatkan penetrasi transaksi keuangan hingga wilayah terpencil yang belum tersentuh oleh industri perbankan.

Untuk mewujudkan hal itu, perseroan bekerjasama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) mendirikan bank perusahaan patungan (joint venture). Kehadiran bank joint venture ini diharapkan mampu mendekatkan masyarakat pada perbankan.

Selain mengandalkan kemitraan, perseroan juga akan mencari pendanaan dari pinjaman perbankan.
“Kalau ada peluang bisnis dan ada pinjaman, kita akan berusaha untuk mengambilnya. Itu berperan dalam meningkatkan pendapatan dan keuntungan perseroan,” tuturnya. (12/18/yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top