Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MERGER BUMN: Sucofindo Sambut Positif Rencan Merger dengan Surveryor Indonesia

JAKARTA—PT Sucofindo (Persero) menyambut baik proses merger antara Sucofindo dengan PT Surveyor Indonesia (Persero) oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna menghadapi persaingan pasar ASEAN.
- Bisnis.com 30 Januari 2013  |  21:50 WIB

JAKARTA—PT Sucofindo (Persero) menyambut baik proses merger antara Sucofindo dengan PT Surveyor Indonesia (Persero) oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna menghadapi persaingan pasar ASEAN.

Direktur Utama Sucofindo Arief Safari mengatakan saat ini tren merger perusahaan sejenis sudah lumrah di luar negeri seiring dengan persaingan bisnis inspeksi yang semakin ketat, apalagi pada 2015 mendatang negara-negara ASEAN akan masuk ke dalam negeri.

"Dengan digabungnya dua perusahaan itu, maka kelebihan dari masing-masing perusahaan dapat menutupi kekurangan masing-masing," ujarnya hari ini, Rabu (30/1/13).

Kendati demikian, hingga saat ini pihaknya belum ada pemberitahuan formal mengenai merger tersebut dari Kementrian BUMN. Menurutnya, kabar penggabungan dua perusahaan pelat merah yang bergerak dalam jasa inspeksi diterimanya dari media.

Dia menilai proses merger tersebut bukan merupakan aksi korporasi, namun lebih ke shareholder action, sehingga sebelumnya akan dilakukan terlebih dahulu rapat umum pemegang saham.

Pemegang saham minoritas kedua perusahaan adalah PT Societe Generale de Surveillance (SGS) Holding, SA. Yang menguasai kepemilikan saham 5% pada Sucofindo dan 10,40% saham Surveyor Indonesia.

Sedangkan, pemerintah menguasai kepemilikan saham Sucofindo  sebesar 95% dan sebesar 85,12% saham Surveyor Indonesia.

Arief menjelaskan pihaknya optimis proses penggabungan dua perusahaan ini akan mengembangkan bisnis inti bidang jasa konsultasi dan inspeksi penjaminan mutu.

"Selain dengan adanya sinergi yang membuat semakin bisnis berkembang dan mungkin ke depan juga malah akan membutuhkan karyawan yang lebih banyak lagi," tuturnya.

Sekedar informasi, Sucofindo juga memiliki 4,48% kepemiikan saham Surveyor Indonesia  sebanyak 4,48%. Dia menuturkan ada sekitar 200 perusahaan sejenis yang bersaing di dalam bisnis inspeksi di dalam negeri. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top