Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HEADLINE HARI INI: Renegosiasi Freeport & Redenominasi Rupiah Jadi Sorotan

JAKARTA—Informasi yang beragam mewarnai fokus pemberitaan di sejumlah media cetak pada hari ini, Jumat (25/1), mulai dari renegosiasi Freeport yang lamban sampai dengan penyederhanaan rupiah.
- Bisnis.com 25 Januari 2013  |  07:00 WIB

JAKARTA—Informasi yang beragam mewarnai fokus pemberitaan di sejumlah media cetak pada hari ini, Jumat (25/1), mulai dari renegosiasi Freeport yang lamban sampai dengan penyederhanaan rupiah.


BBM subsidi
Ketika pemerintah dan beberapa kalangan ‘meributkan’ keberadaan subsidi BBM, pengamat dari Institute Global Justice (IGJ) Salamudin Daeng justru mengungkapkan data sebaliknya.

Menurutnya, Pertamina rata-rata membeli bahan baku seluruh minyak mentah mencapai 42 juta kiloliter (kl). (Neraca).


Renegosiasi Freeport
Pemerintah belum optimal dalam merenegosiasi kontrak karya PT Freeport Indonesia, perusahaan yang mayoritas sahamnya dikuasasi Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc.

Dari enam poin renegosiasi, baru tiga poin yang telah disepakati oleh Freeport, yaitu royalti, tingkat kandungan dalam negeri, dan jasa pertambangan. (Indonesia Finance Today).


PHK Citibank
Mendung kembali menggelayuti Citibank Indonesia. Usai menjalani sanksi Bank Indonesia di bisnis kartu kredit dan wealth management, bank asal Amerika Serikat (AS) itu menghadapi persoalan baru. (Kontan).

Penyederhanaan rupiah
Tahap persiapan redenominasi atau penyederhanaan pecahan nilai rupiah akan dimulai pembahasan Rancangan Undang-Undang Redenominasi dan konsultasi publik. Diperlukan waktu 6 tahun untuk penerapannya. (Kompas).


Kartel pangan
Kartel impor pangan di Indonesia diperkirakan meraup keuntungan Rp13,5 triliun per tahun.
Keuntungan ini berasal dari 15% nilai impor komoditas pangan yang setiap tahun sekitar Rp90 triliun. (Investor Daily). (spr)


 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top