Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA EROPA: Sentimen Klaim Pengangguran AS Angkat Saham-Saham Eropa

LONDON--Saham-saham Eropa naik ke level tertinggi sejak Februari 2011 merespons data klaim pengangguran AS yang turun ke titik terendah dalam 5 tahun dan keputusan DPR AS yang menghentikan sementara batas pinjaman pemerintah.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Januari 2013  |  07:29 WIB

LONDON--Saham-saham Eropa naik ke level tertinggi sejak Februari 2011 merespons data klaim pengangguran AS yang turun ke titik terendah dalam 5 tahun dan keputusan DPR AS yang menghentikan sementara batas pinjaman pemerintah.



Saham Easy Jet Plc naik 5,1% ke rekor tertinggi setelah menyatakan pajak penjualan pada kuartal I meningkat. Saham Vodafone Group Plc naik 3,2% karena Greenlight Capital Re Ltd mengatakan telah menaikkan kepemilikan sahamnya di perusahaan.



Saham Banca Monte dei Paschi di Siena SpA anjlok 8,2% setelah Bank of Italy menytakan bahwa pemberi pinjaman terlama di dunia itu menyembunyikan dokumen-dokumen dari regulatornya.



Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,2% ke level 288,89 pada penutupan perdagangan setelah sebelumnya meluncur sebesar 0,4%. Indeks patokan saham itu telah naik 3,3% pada tahun ini setelah parlemen AS menyetujui kompromi anggaran.



"Hari ini pasar AS memberi bahan bakar untuk pendorong pergerakan di Eropa," kata Andreas Lipkow, Senior Analis Pasar Kliegel & Hafner AG di Berlin seperti dikutip Bloomberg, Jum'at (25/1).



"Angka klaim pengangguran yang lebih baik dari perkiraan telah mengakhiri kekhawatiran tentang gambaran saham Apple tadi malam. Ini sulit sekarang untuk tidak berada di pasar sehingga mayoritas investor mencoba untuk memilih setiap penurunan yang terjadi di pasar saham," tambahnya.



Departemen Tenaga Kerja AS hari ini mengumumkan data klaim pengangguran yang tak diduga turun dari pekan lalu. Aplikasi pembayaran asuransi pengangguran turun sebesar 5.000 menjadi 330.000 pada pekan ini hingga 19 Januari, paling sedikit sejak periode sama 2008. Berdasarkan survei Bloomberg, para ekonom sebelumnya memerkirakan angka klaim pengangguran akan mencapai 355.000. (Bloomberg/aca/spr)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire/ Achmad Aris

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top