Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA MINYAK DUNIA Naik Ke Level Tertinggi Dalam 4 Bulan

NEW YORK--Harga minyak dunia naik ke level tertinggi 4 bulan, seiring dengan meningkatnya kepercayaan investor Jepang.Di pihak lain, survei yang dilakukan Bloomberg juga menunjukkan optimisme internasional terhadap saham telah naik.Harga minyak berjangka
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Januari 2013  |  08:15 WIB

NEW YORK--Harga minyak dunia naik ke level tertinggi 4 bulan, seiring dengan meningkatnya kepercayaan investor Jepang.

Di pihak lain, survei yang dilakukan Bloomberg juga menunjukkan optimisme internasional terhadap saham telah naik.

Harga minyak berjangka naik 0,7% setelah Pusat Penelitian ZEW Jerman dalam riset ekonomi Eropa menyatakan indeks investor dan perkiraan analis naik ke level 31,5 dari 6,9 pada bulan lalu.

Hasil survei Bloomberg menunjukkan investor global tercatat paling bullish pada bursa setidaknya 3,5 tahun dengan mayoritas dua pertiga berencana meningkatkan kepemilikan selama 6 bulan ke depan.

"Kami melihat secara perlahan kembalinya kepercayaan pada ekonomi," kata Michael Lynch, Presiden Strategic Energy & Economic Researceh di Winchester Massachusetts. "Sentimen bullish telah kembali di hampir semua pasar," tambahnya.

Harga minyak untuk pengiriman Februari naik 68 sen ke level US%96,24 per barel di New York Mercantile Exchange, penetapan tertinggi sejak 17 September. Kontrak berjangka Februari akan berakhir pada hari ini. Kontrak teraktif pada Maret naik 64 sen ke level US$96,68.

Kemarin, transaksi di New York akan dibukukan dengan penetapan perdagangan pada hari ini karena kemarin lantai perdagangan ditutup sebab libur nasional memeringati hari Raja Martin Luther.

Minyak brent untuk penetapan Maret naik 71 sen atau 0,6% hingga akhir sesi perdagangan ke level US$112,42 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London.

Indeks acuan kawasan Eropa itu diperdagangkan US$15,74 premium dari West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York. Selisih antara keduanya pada 17 Januari adalah US$15,16, level tersempit penutupan harga sejak 24 Juli 2012. (Bloomberg/aca/spr)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire/ Achmad Aris

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top