Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PREDIKSI MARKET: IHSG 16 Januari 2013 dibayangi sentimen negatif AS

- Bisnis.com 16 Januari 2013  |  06:05 WIB
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan dibayangi sentimen negatif terkait kenaikan batas pinjaman AS setelah ditutup di zona hijau pada Selasa. 
 
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang menjelaskan Kekhawatiran mengenai bata utang AS akan menjadi penghalang bagi perdagangan di Wall Street dan memberatkan pergerakan IHSG pada Rabu. 
 
"Dow Futures sudah menunjukkan penurunan dan berpotensi memberikan sentimen negatif atas IHSG jika sampai akhir perdagangan Wall Street ditutup melemah," katanya Selasa (14/1). 
 
Menurutnya, Chairman The Fed Bernanke mendesak US Congress untuk menaikkan Debt Ceiling (batas pinjaman sebesar US$16,4 triliun) pada Selasa malam. 
 
Dia memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 4.350-4.425 pada Rabu (16/1). 
 
Senada, Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan sentimen negatif juga datang dari Eropa dan pernyataan The Fed terkait batas utang tersebut. Namun, dia berharap rilis penjualan ritel dan indeks manufaktur dapat memberi angin positif bagi IHSG. 
 
"Kemungkinan adanya ekspektasi positif terhadap kinerja keuangan emiten mampu menahan aksi jual sehingga tidak mengalami pelemahan terlalu dalam," katanya. 
 
Menurut perkiraannya, pada perdagangan Rabu (16/1) IHSG akan berada pada  support 4.362-4.380 dan  resistance 4.415-4.425.
 
Sementara itu, IHSG pada perdagangan Selasa (15/1) ditutup naik 18,33 poin  atau 0,42% ke level psikologis 4.400,82 dengan jumlah transaksi 4,53 miliar saham atau setara dengan Rp4,99 triliun. 
 
Investor asing mencatat beli bersih Rp347,37 miliar. Sementara itu, harga rupiah terdepresiasi ke 9.868 per dolar AS. 
 
Indeks Bisnis-27 juga ditutup naik 3,48 poin atau 0,93% ke level 379,21. 
 
Edwin menjelaskan perilaku pasar domestik pantang menyerah di saat nilai tukar rupiah kembali melemah dan bursa regional terkoreksi sehingga dapat ditutup naik. 
 
(faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top