Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA EMAS Perpanjang Kenaikan Tahunan

MELBOURNE: Harga emas, Senin (31/12/2012) naik, bersiap untuk kenaikan tahunan ke-12, dipicu upaya anggota parlemen AS untuk mencapai kesepakatan anggaran sebelum kenaikan pajak dan pemotongan belanja otomatis mulai berlaku besok, mendorong permintaan
Budi Prakarsa
Budi Prakarsa - Bisnis.com 31 Desember 2012  |  14:15 WIB

MELBOURNE: Harga emas, Senin (31/12/2012) naik, bersiap untuk kenaikan tahunan ke-12, dipicu upaya anggota parlemen AS untuk mencapai kesepakatan anggaran sebelum kenaikan pajak dan pemotongan belanja otomatis mulai berlaku besok, mendorong permintaan atas aset lindung nilai.Harga emas pengiriman segera naik 0,3% menjadi US$1.660,60 per ounce dan berada di US$1.660,10 pada pukul 9:35 di Singapura. Sepanjang tahun berjalan harga menguat 6,2% dipicu stimulus dari bank sentral Eropa, AS, dan China guna memacu pertumbuhan ekonomi.Pemimpin Mayoritas Senat Harry Reid menolak tawaran terbaru dari Republik untuk menyelesaikan krisis menyusul Pemimpin Minoritas Mitch McConnell mengulurkan tangan kepada Wakil Presiden Joe Biden untuk mencoba memecahkan kebuntuan."Ada awan keruh atas prospek dalam jangka pendek yang murni didorong oleh kebuntuan fiskal AS," kata Mark Pervan, Kepala Penelitian Komoditas Australia & New Zealand Banking Group Ltd, di Melbourne.Menurutnya, jika kondisi tersebut dapat diselesaikan makan akan terjadi kejelasan yang lebih baik di pasar. Sejak September lalu, harga emas merosot 6,3%, ditetapkan sebagai penurunan kuartalan terbesar sejak 2004.Sementara itu, median dari 49 perkiraan dalam survei Bloomberg yang diterbitkan 18 Desember lalu, harga emas akan tumbuh mencapai US$2.000 pada tahun mendatang.Adapun Morgan Stanley mengatakan bahwa logam mulia akan berada pada kinerja terbaik di antara komoditas lainnya di tahun depan. Di sisi lain, Goldman Sachs Group Inc memprediksi harga emas dapat mencapai puncaknya pada 2013 sejalan dengan pulihnya perekonomian AS.(Bloomberg/15/spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top