CHANDRA ASRI Siapkan Capex 2013 di Atas US$75 juta

JAKARTA: PT Chandra Asri Petrochemical Tbk mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) di atas US$75 juta pada 2013.
Teguh Purwanto
Teguh Purwanto - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  21:43 WIB

JAKARTA: PT Chandra Asri Petrochemical Tbk mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) di atas US$75 juta pada 2013.

Senior Vice President Corporate Secretary Chandra Asri Suryandi mengatakan perseroan berencana untuk melakukan sejumlah ekspansi pada tahun depan a.l penyelesaian pabrik butadiene, ekspansi Naphta Cracker, serta pembentukan perusahaan patungan (joint venture/JV) untuk memproduksi karet sintetis generasi baru yang digunakan dalam produksi ban.

Dia belum bisa memastikan berapa total kebutuhan dana untuk seluruh ekspansi itu, tetapi untuk penyelesaian pabrik butadiene serta perawatan mesin yang rutin dilakukan perseroan memperkirakan membutuhkan investasi sekitar US$75 juta.

“Untuk penyelesaian pabrik Butadiene tahun depan itu US$38 juta dan sisanya untuk mainatanance sekitar US$37. Kalau untuk dana ekspansi lainnya masih dihitung,” ujarnya hari ini, Kamis (20/12/2012).

Dia menjelaskan untuk dana US$75 juta, perseroan menggunakan pinjaman perbankan yang telah didapat.

Seperti diketahui, pembangunan pabrik butadiene tersebut menelan investasi total US$150 juta. Pada akhir 2011, perseroan pun telah mendapatkan pinjaman sindikasi senilai US$150 juta dari sindikasi lima bank yakni DBS Banka Ltd, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank DBS Indonesia, Standard Chartered Bank, dan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited.

“Kalau US$75 juta itu menggunakan sisa pinjaman yang kami dapatkan. Sementara itu, untuk kebutuhan investasi lainnya belum kami putuskan sumber pendanaannya,” tuturnya.

Pada perdagangan sore ini, harga saham emiten berkode TPIA ditutup menguat 9,09% ke level Rp3.000 dan menjadikannya berkapitalisasi pasar sebesar Rp9,19 triliun. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top