PREDIKSI INDEKS: Antisipasi Fiscal Cliff, IHSG Masih Bervariasi

JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (18/12) ditaksir bergerak variasi dengan kecenderungan menguat di kisaran support-resistance 4.290-4.335.Analis PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, mengatakan saat ini pasar sepertinya
News Editor | 18 Desember 2012 06:02 WIB

JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (18/12) ditaksir bergerak variasi dengan kecenderungan menguat di kisaran support-resistance 4.290-4.335.Analis PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, mengatakan saat ini pasar sepertinya tidak bereaksi cukup besar terhadap perkembangan fundamental ekonomi global yang positif."Pelaku pasar tampaknya lebih fokus pada ada tidaknya kesepakatan anggaran di Amerika Serikat agar terhindar dari fiscal cliff. Pasalnya batas waktu hanya 2 minggu untuk mencapai kesepakatan tersebut," jelas Purwoko.  Lesunya respon pelaku pasar terlihat dari tipisnya kenaikan IHSG pada perdagangan saham lalu. Padahal, data-data ekonomi yang dirilis memiliki dampak positif terhadap pemulihan ekonomi global.Data industri di Amerika pada November misal tercatat naik ke level tertinggi sejak 2 tahun terakhir. Sedangkan preliminary manufaktur China Desember mencapai angka 50.9%, yang menggambarkan pertumbuhan. "Sebelumnya juga ada data retail sales dan juga klaim tunjangan penganguran yang bagus di Amerika," sambung Purwoko.Pada penutupan Senin (17/12), IHSG ditutup naik tipis 6,99 poin atau 0,16% menjadi 4.315,85. Adapun indeks Bisnis27 juga ikut menguat 0,88 poin atau 0,24% menjadi 367,76.Nilai transaksi tercatat cukup tinggi, yaitu sebesar Rp5,36 triliun, dibandingkan dengan rerata nilai transaksi harian sebesar Rp4,5 triliun.Selain didukung oleh beberapa data ekonomi yang positif, penguatan IHSG juga disebabkan oleh sentimen positif dari bursa regional merespon terpilih kembalinya Shinzo Abe menjadi Perdana Menteri Jepang.Sebanyak 4 sektor saham terkoreksi dipimpin oleh penurunan indeks konsumer sebesar 0,75%. Sementara itu indeks infrastruktur dan aneka industri menguat dengan kenaikan 0,69% dan 1,32%.Beberapa saham yang menjadi top gainer adalah GGRM, HMSP, PTBA, SMGR, dan JPFA. Adapun ITMG, UNVR, INTP, dan AMRT menjadi saham-saham top loser. (10/Bsi)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Christine Franciska

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup