Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO PT POS: BUMN akan daftarkan di 2013

BANDUNG: Kementerian BUMN berencana mendaftarkan rencana Initial Public Offering (IPO) PT Pos Indonesia pada program privatisasi tahun depan.Deputi Bidang Restrukturisasi & Perencanaan Strategis BUMN Kementerian BUMN Pandu Dajajanto mengatakan pihaknya
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Mei 2012  |  22:31 WIB

BANDUNG: Kementerian BUMN berencana mendaftarkan rencana Initial Public Offering (IPO) PT Pos Indonesia pada program privatisasi tahun depan.Deputi Bidang Restrukturisasi & Perencanaan Strategis BUMN Kementerian BUMN Pandu Dajajanto mengatakan pihaknya pada tahun ini hanya memasukan privatisasi 35% saham PT Semen Baturaja. Sedangkan PT Pos akan diusulkan untuk privatisasi pada 2013.“PT pos satu-satunya BUMN yang memiliki inisiatif untuk IPO. PT Pos sudah sangat siap untuk IPO. [Keputusan] tepat sekali,” katanya.Menurut Pandu, rencana IPO PT Pos adalah langkah strategis yang sangat ditunggu. “PT Semen Baturaja, PT Pos Indonesia dan Pegadaian itu sudah diharapkan pelaku pasar modal,” paparnya usai acara seminar IPO PT Pos Indonesia di Bandung, hari ini.Saham-saham BUMN di Bursa Efek Indonesia (BEI), menurutnya, menjadi idola para investor. Sampai Desember 2011, kapitalisasi pasar [dari emiten BUMN] di BEI sudah 23,02%. “Artinya 18 BUMN dibanding 480 perusahaan yang sudah melantai, seperempatnya BUMN dianggap sebagai idola,” katanya.Pandu menilai dari sisi kinerja PT Pos sejak 3 tahun terakhir sudah menunjukan pertumbuhan laba.  PT Pos dinilai sudah pantas melantai karena ada prospek yang cukup menjanjikan ke depan.  “Ada proses, ke depan bisnis ini bukan sekadar bisnis mailing, tapi juga logistik dan networking yang didukung jaringan sangat luas. Satu lagi Pegadaian,” katanya.Dia berharap privatisasi PT Pos tahun depan bisa diterima stakeholder. “Prosesnya nanti akan memakan waktu 3-4 bulan. Kalau mau go public awal 2013, tinggal berhitung saja, mulai siap-siap dari September sampai Desember,” katanya.Sementara itu, Direktur Utama PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana mengatakan pihaknya sudah menunjuk Ernst & Young sebagai legal advisor untuk menyiapkan rencana bisnis 2012-2016. “Ini tercakup berapa kebutuhan investasi guna mendongkrak revenue yang diharapkan. Ini menentukan besaran saham yang akan dilepas,” katanya.(api)

 

 

BERITA LAINNYA:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Wisnu Wage Pamungkas

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top