Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

VALUTA ASING: Dolar masih handal untuk safe haven

SINGAPURA: Nilai tukar dolar tetap yang tertinggi dibandingkan dengan 16 valuta asing utama lain, melanjutkan pergerakannya yang terus meningkat kemarin sebelum para pemimpin Eropa dijadwalkan bertemu hari ini untuk membahas kembali kemungkinan Yunani
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  07:16 WIB

SINGAPURA: Nilai tukar dolar tetap yang tertinggi dibandingkan dengan 16 valuta asing utama lain, melanjutkan pergerakannya yang terus meningkat kemarin sebelum para pemimpin Eropa dijadwalkan bertemu hari ini untuk membahas kembali kemungkinan Yunani keluar dari zona Euro.Euro milik 17 negara di kawasannya tertekan 0,3% dari level terendahnya dalam 4 bulan terakhir setelah mantan Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah jika negara tersebut tetap harus meninggalkan mata uang bersama.

 

Sementara Yen, juga masih dalam tekanan setelah kian turun dalam 2 hari terakhir sebelum Bank of Japan memberikan kepastian atas kebijakan yang akan ditempuh."Sangat sulit untuk melihat apa yang akan keluar dari pertemuan negara-negara kawasan Uni Eropa yang mungkin akan memberikan stimulan terhadap pasar," ujar Imre Speizer, strategis Westpac Banking Corp yang berbasis di Auckland.

 

"Kami melihat ada risiko dalam pemilu Yunani dan potensinya untuk keluar dari zona euro yang membuat pasar akan tergerus dan mendukung dolar tetap menjadi safe haven untuk beberapa pekan ke depan."Dolar bertengger di level US$1,2670 per euro pada 8.14 waktu Tokyo setelah naik 1,1% ke US$1,2684 di New York kemarin. Pada 18 Mei, dolar telah mencapai US$1,2642 per euro, level terkuatnya sejak Januari. Yen diperdagangkan di kisaran 79,98 per dolar setelah kehilangan 0,8% ke level 79,96 per dolar kemarin, tekanan terdalamnya sejak 13 April. Euro berakhir di 101,33 yen dari level 101,42 yen. (Bloomberg/arh)

 

 

 

BERITA FINANSIAL PILIHAN:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top