Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PT PEMBANGUNAN PERUMAHAN berpotensi kantongi tambahan proyek

JAKARTA: PT Pembangunan Perumahan Tbk berpotensi mengantongi tambahan proyek dengan skema jasa teknik, pengadaan, dan konstruksi (EPC) senilai Rp2 triliun selama sisa tahun berjalan.Sekretaris Perusahaan PT PP Betty Ariana mengatakan saat ini terdapat
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Mei 2012  |  18:37 WIB

JAKARTA: PT Pembangunan Perumahan Tbk berpotensi mengantongi tambahan proyek dengan skema jasa teknik, pengadaan, dan konstruksi (EPC) senilai Rp2 triliun selama sisa tahun berjalan.Sekretaris Perusahaan PT PP Betty Ariana mengatakan saat ini terdapat tiga proyek EPC yang berada dalam pipeline perseroan. Meski demikian, dia masih enggan mengungkapkan lebih detail mengenai proyek-proyek tersebut."Yang jelas, nilainya sekitar Rp2 triliun untuk tiga proyek tersebut," ujarnya Rabu, 16 Mei 2012.Betty mengungkapkan perseroan menargetkan perolehan kontrak proyek EPC sebanyak empat proyek pada tahun ini. Hingga April 2012, tuturnya perseroan telah mengantongi satu proyek.Proyek tersebut, terangnya adalah proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) Duri dengan kapasitas 90 megawatt. Adapun, lanjutnya total nilai untuk kontrak tersebut mencapai Rp917,6 miliar.Direktur Utama PT PP Bambang Triwibowo memaparkan selama tahun lalu, PT PP memeroleh tiga proyek EPC, diantaranya Combine Cycle Power Plant 3x40 megawatt dari Karakatau Daya Listrik, PLTG 90 megawatt Jambi, dan PLTG 65 megawatt Talang Duku."Total nilai proyek tersebut mencapai Rp2,5 triliun. Tahun ini, kami rencanakan lini bisnis EPC akan memasuki segmen pasar yang tumbuh cepat, antara lain infrastruktur, energi dan minyak dan gas bumi," terangnya.PT PP menargetkan nilai order book pada tahun ini sebesar Rp27 triliun yang terdiri dari kontrak baru Rp16,8 triliun dan kontrak carry over sebesar Rp10,2 triliun, dimana perseroan mengincar proyek-proyek infrastruktur pemerintah, BUMN, dan swasta.Betty menuturkan hingga April, perseroan telah mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp2,4 triliun atau sekitar 14,28% dari target yang ditetapkan.Menurut dia, pencapaian tersebut masih cukup baik, mengingat proyek-proyek pemerintah mulai ramai pada kuartal terakhir. (ra)

 

BACA JUGA:

Dolar AS Keok Di Pasar Asia

HARGA EMAS Naik 1,93 Sen Dolar/Gram

EDITORIAL BISNIS: Kasus Korupsi Jangan Tertutup Karena Musibah Sukhoi

GAGALNYA LADY GAGA: Sold Out Dulu Baru Izin…?

BLACK BOX SUKHOI: Ini Rute Perjalanan Panjang Kotak Hitam Setelah Ditemukan

FINAL LIGA CHAMPIONS: Ujian Terberat DI MATTEO

 

 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top