Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

VALUTA ASING: Euro bergerak flat

SINGAPURA: Euro bergerak flat dari tingkat terendah dalam hampir 4 bulan terhadap sejumlah mata uang setelah para pemimpin politik Yunani gagal membentuk koalisi, memperdalam spekulasi negara itu akan harus meninggalkan zona euro.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Mei 2012  |  08:48 WIB

SINGAPURA: Euro bergerak flat dari tingkat terendah dalam hampir 4 bulan terhadap sejumlah mata uang setelah para pemimpin politik Yunani gagal membentuk koalisi, memperdalam spekulasi negara itu akan harus meninggalkan zona euro.

 

Euro naik 0,2% dari yang terendah 3 bulan terhadap yen. Pelemahan mata uang tunggal 17 negara itu masih berlanjut setelah data menunjukkan wilayah euro menghadapi resesi kedua dalam 3 tahun.

 "Off Risiko telah melakukan banyak kerusakan pada euro. Jika kita melihat Yunani meninggalkan euro, saya menduga reaksi awal akan lebih menjadi bencana," kata Gavin Stacey dari Barclays Capital.

 Euro berada dilevel  US$ 1,2737 pada pukul 8.23 di Tokyo dari US$1,2729 kemarin, dan sempat menyentuh posisi US$ 1,2722, terendah sejak Januari 17.

 Mata uang bersama ini juga menguat terhadap yen dilevel ¥102,21 dari ¥102,07. Dolar naik 0,1% menjadi 80,25 ¥. (sde/arh)

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top