Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KOMODITAS KARET: Harga anjlok 5,1%, terendah dalam 4 bulan terakhir

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 Mei 2012  |  20:04 WIB

 

TOKYO: Harga karet jatuh ke posisi terendah dalam 4 bulan terakhir ditengah kebuntuan politik  Yunani yang memperdalam kemerosotan ekonomi di daerah dan melemahkan permintaan untuk komoditas tersebut.
 
Karet untuk pengiriman Oktober merosot 5,1%  menjadi 265 yen per kilogram (US$3.317 per ton), tingkat terendah untuk kontrak teraktif sejak 6 Januari, sebelum diperdagangkan  ¥ 270,1 di Tokyo Commodity Exchange pukul 15.39 waktu setempat. Harga tersebut telah memangkas keuntungan 2,5% dalam tahun ini.
 
 Komoditas menuju kemerosotan terpanjang dalam 14 tahun di tengah kekhawatiran keluarnya Yunani dari kawasan Eropa.
 
"Gejolak Eropa mengangkat kekhawatiran perlambatan ekonomi Cina yang mungkin memburuk karena kawasan ini merupakan pasar ekspor terbesar bagi Cina," kata Ken Kajisa, analis broker ACE Koeki Co di Tokyo seperti dikutip dari Bloomberg
 
Departemen perdagangan Cina menyebut investasi asing di negara tersebut turun untuk bulan keenam pada April, terpanjang sejak krisis keuangan global. 
 
Menurut China Association of Automobile Manufacturers penjualan kendaraan naik 1,9% dalam 4 bulan pertama tahun ini. Permintaan kendaraan naik 32% pada 2010 setelah pemerintah memperkenalkan subsidi dan rabat untuk mendorong pembelian. Sedangkan permintaan kendaraan tahun lalu melambat 2,5%.
 
Kontrak karet untuk pengiriman September di Shanghai Futures Exchange turun 2,7% menjadi 24.190 yuan (US$3,828) per ton pada pukul 13.44 di Cina. 
 
Lembaga Penelitian Karet Thailand menyebutkan harga karet di negara tersebut turun 1,7% menjadi 115,25 baht (US$3,67) per kilogram.
 
Sementara itu, Organisasi karet Thailand dalam situs resminya sebagaimana dikutip dalam Bloomberg, mengatakan harga lembaran karet dari petani tidak berubah diposisi antara 115,39 baht hingga 115,48 baht per kilogram. (sut)
 
 
 

BACA JUGA:

>> Saham Supreme Cable & Kokoh Inti Aremabama Paling Kinclong

>> Jakarta Stocks Declines 7.42 Points

>>REKAP MARKET: Inilah Risalah Berita Market

>> Duh! Konser Lady Gaga dilarang polisi

10 ARTIKEL PILIHAN REDAKSI HARI INI

5 KANAL TERPOPULER BISNIS.COM

10 ARTIKEL MOST VIEWED BISNIS.COM

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg / Sekti Dewi Mayestika

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top