Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA KOMODITAS: Indeks terkoreksi 0,2%

NEW YORK: Indeks Standard & Poor GSCI dari 24 komoditas turun 0,2% menjadi 652,27 pada pukul 16.04 di New York atau Selasa, 8 Mei 2012,  pagi waktu WIB.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Mei 2012  |  07:51 WIB

NEW YORK: Indeks Standard & Poor GSCI dari 24 komoditas turun 0,2% menjadi 652,27 pada pukul 16.04 di New York atau Selasa, 8 Mei 2012,  pagi waktu WIB.

Penurunan ini dipimpin oleh minyak mentah. Pada waktu yang sama, indeks The UBS Bloomberg CMCI dari 26 komoditas juga merosot 0,2% persen 1,535.77.

Berikut ringkasan harga penutupan beberapa komoditas berjangka yang jadi acuan global pada Senin waktu AS.

 

>>> Komoditas            Perubahan     Harga+ Minyak mentah           -0,6%              US$97,94  per barel+ Jagung                        -0,1%%          US$6,20 per bushel+ Kedelai                       -0,8%              US$14,6575 per bushel+ Gandum                      -1%                US$6,095 per bushel+ Gula kasar                  +1,2%             US$o,21 per pound+ Kopi Arabika               +0,3%             US$1,752 pound+ Emas                           -0,4%             US$1.639 per ounce+ Perak                           -1%                US$30,122 per ounce+ Paladium                     -0,4%              US$1,530 per ounce+ Tembaga                     +1,4%             US$3,77735 per pound. (sde)

 

 

+++ JANGAN LEWATKAN ARTIKEL BERIKUT:

Awas! FBI Sadap Facebook, GMail, YM dan Skype!

ROKOK Bukan Penyebab KANKER?

Ini Dia SAHAM PILIHAN Hari Ini

Baca Koran BISNIS INDONESIA Hari Ini


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top