HARGA MINYAK: Spekulasi tekan minyak ke US$104,78

SINGAPURA: Harga minyak turun dari penutupan tertinggi dalam hampir 4 minggu karena investor berspekulasi bahwa kenaikan terakhir mungkin tidak berkelanjutan.
News Editor | 30 April 2012 07:34 WIB

SINGAPURA: Harga minyak turun dari penutupan tertinggi dalam hampir 4 minggu karena investor berspekulasi bahwa kenaikan terakhir mungkin tidak berkelanjutan.

 

Harga turun 0,3% setelah naik 1,8% minggu lalu. Kenaikan minyak dihentikan setelah gagal mengungguli moving average 50-hari, tingkat resistensi teknis di mana pedagang biasanya menjual. 

 

Berdasar data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi AS, manajer investasi juga mengurangi taruhan bullish minyak pekan lalu.

 

Harga naik 27 April setelah lonjakan terbesar pada belanja konsumen AS dalam lebih dari setahun dan sejalan laba perusahaan yang lebih baik daripada proyeksi.

 

Harga minyak mentah untuk penyerahan Juni berada pada US$104,78 per barel, turun 15 sen, di New York Mercantile Exchange pukul 7.53 waktu Singapura. 

 

Pada 27 April harga kontrak tersebut naik 38 sen atau 0,4% menjadi US$104,93 per barel, penutupan tertinggi sejak 2 April. Harga 1,7% lebih tinggi bulan ini dan naik 6% tahun ini.

 

Sementara itu, harga minyak brent untuk penyerahan Juni berada pada US$119,50 per barel, turun 33 sen, di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. (Bloomberg/Mtb/Bsi)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top