HARGA KOMODITAS: Kedelai menguat dipicu Argentina

BANGKOK: Harga kedelai menguat untuk hari kedua, naik ke tingkat tertinggi dalam lebih dari 3 tahun, di tengah kekhawatiran bahwa cuaca dingin akan mengurangi pasokan dari Argentina.Kedelai untuk penyerahan Juli naik 0,7% menjadi US$14,7575 per bushel
News Editor | 25 April 2012 16:03 WIB

BANGKOK: Harga kedelai menguat untuk hari kedua, naik ke tingkat tertinggi dalam lebih dari 3 tahun, di tengah kekhawatiran bahwa cuaca dingin akan mengurangi pasokan dari Argentina.Kedelai untuk penyerahan Juli naik 0,7% menjadi US$14,7575 per bushel di Chicago Board of Trade, harga tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 18 Juli 2008.Harga berada pada US$14,74 per bushel pukul 15.07 waktu Singapura, memperpanjang kenaikan tahun ini menjadi 22% di tengah prospek panen yang lebih kecil di Argentina dan Brazil, eksportir terbesar."Cuaca dingin di Amerika Selatan jadi perhatian utama dan mungkin mengancam pasokan, sementara permintaan yang kuat berasal dari China," kata analis Phillip Futures Pte Lynette Tan dari Singapura.Menurut Presiden World Weather Inc Drew Lerner suhu jatuh serendah -4 derajat Celcius di sebagian provinsi Buenos Aires, Argentina. Sementara itu, pemerintah mengatakan pekan lalu bahwa panen kedelai 41% telah selesai, turun dari 52% tahun sebelumnya.Oil World memproyeksikan panen di Argentina, eksportir terbesar di dunia untuk kedelai yang digunakan untuk pakan ternak dan minyak goreng, dapat jatuh hingga 42 juta-43 juta ton tahun ini atau turun 15% dari tahun sebelumnya. (Bloomberg/MTB/faa)

Sumber : Newswires

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top