OTORITAS BURSA segera rilis indeks infrastruktur & perbankan

JAKARTA: Otoritas bursa berencana meluncurkan dua indeks baru dalam waktu dekat, yakni indeks infrastruktur dan indeks perbankan.Ketua Badan Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nurhaida mengungkapkan dengan semakin berkembangnya
News Editor | 23 April 2012 17:51 WIB

JAKARTA: Otoritas bursa berencana meluncurkan dua indeks baru dalam waktu dekat, yakni indeks infrastruktur dan indeks perbankan.Ketua Badan Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nurhaida mengungkapkan dengan semakin berkembangnya pasar modal dalam negeri, pihaknya akan terus mengupayakan peluncuran indeks patokan yang lebih bervariasi.Menurut dia, pihaknya tengah mengkaji untuk dapat meluncurkan indeks perbankan dan indeks infrastruktur pada bulan depan. Saat ini, tuturnya Bapepam-LK bersama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mengkaji dan mematangkan pembentukan kedua indeks tersebut.“Kami sedang bahas kriterianya, termasuk berapa saham yang akan dimasukkan ke dalam indeks tersebut,” ungkapnya di Jakarta hari ini, 23 April 2012.Direktur Pengembangan BEI Friderica Widyasari Dewi menjelaskan pembentukan dua indeks tersebut didasari oleh kebutuhan pemodal, terutama manajer investasi asing untuk mengukur kinerja pasar modal Indonesia.“Itu akan menjadi guidance mereka kalau mau masuk ke pasar modal kita, karena biasanya yang paling dicari investor adalah kondisi infrastruktur dan keuangan. Nah, nanti ini bisa direpresentasikan oleh kedua indeks tersebut,” terangnya.Menurut Friderica, BEI akan meluncurkan indeks infrastruktur terlebih dahulu pada Mei mendatang, meskipun pihaknya masih belum menentukan lebih detail jumlah saham dan saham apa saja yang akan berada di dalamnya.Menurut dia, saat ini, konsep indeks saham infrastruktur masih digodok dan akan bekerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur.Sementara itu, untuk indeks perbankan, lanjutnya akan diluncurkan setelah indeks infrastruktur. Menurut dia, pada tahap pertama, BEI akan memasukkan sepuluh saham perbankan unggulan dalam indeks tersebut.“Sebenarnya keduanya sudah siap untuk diluncurkan, tinggal mematangkan jumlah saham dan saham-saham mana saja yang akan kami masuknya,” tuturnya. (faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top