KURS TUKAR: Eropa membaik, tekanan terhadap Yen berlanjut

JAKARTA: Yen pagi ini Rabu 18 April 2012 tetap lebih rendah terhadap mata uang utama dunia sejalan dengan prospek positif saham Asia, sebelum keluarnya data klaim pengangguran AS.
Wisnu Wijaya
Wisnu Wijaya - Bisnis.com 18 April 2012  |  07:27 WIB

JAKARTA: Yen pagi ini Rabu 18 April 2012 tetap lebih rendah terhadap mata uang utama dunia sejalan dengan prospek positif saham Asia, sebelum keluarnya data klaim pengangguran AS.

 

Mata uang Jepang itu tergerus -0,2% menjadi 80,98 per dolar AS pukul 8.12 di Tokyo dari posisi kemarin, yang dengan sendirinya menambah daya saing para eksportir Jepang.

 

Yen mencapai 80,30 pada 16 April, terkuat sejak 29 Februari. Kemarin yen turun -0,51% terhadap dolar. Mata uang itu juga kehilangan -0,2% menjadi 106,29 per euro.

 

Mata uang bersama 17 negara Eropa sedikit berubah pada 82,38 pence setelah menyentuh 82,10 pada 16 April., terendah sejak September 2010. Euro dibeli pada US$1,3125 dari US$1,3127.

 

“Yen melemah terhadap mata uang utama dunia, tertekan membaiknya sinyal ekonomi global yang menopang minat terhadap aset berisiko," tulis riset Valbury Futures, Rabu 18 April 2012.

 

Minat terhadap aset berisiko itu terlihat pada indeks MSCI seluruh negara yang kemarin terangkat +1,4%, seiring keberhasilan lelang obligasi Spanyol dan naiknya keyakinan investor Jerman.

 

Optimisme yang ditingkat dengan proyeksi IMF akan membaiknya pertumbuhan ekonomi global itu dengan sendirinya meredam minat investor terhadap aset safe haven, termasuk yen.

 

Sementara itu, survei Bloomberg menunjukkan klaim pengangguran di AS turun jadi 370.000 per pekan yang berakhir 14 April dari 380.000 minggu sebelumnya. Data resminya dirilis besok. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top