PREDIKSI IHSG: Sentimen positif bakal dorong indeks

 JAKARTA: Indeks Harga Saham Gabungan pada hari ini diprediksi melanjutkan penguatan seiring dengan hadirnya beberapa sentimen positif baru dari pasar global dan domestik.
News Editor | 18 April 2012 08:35 WIB

 JAKARTA: Indeks Harga Saham Gabungan pada hari ini diprediksi melanjutkan penguatan seiring dengan hadirnya beberapa sentimen positif baru dari pasar global dan domestik.

 

Analis MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan sentimen positif yang datang dari dalam negeri a.l. pembatasan penggunaan BBM bersubsidi dan redanya tekanan jual pada sektor tambang.

 

“Keputusan pemerintah menunda penaikkan BBM bersubsidi dan diganti dengan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi untuk mobil di bawah 1.300 CC bagus untuk mengendalikan inflasi. Hari ini [kemarin] kita juga melihat indeks memberikan perlawanan terhadap tekanan jual,” jelasnya kepada Bisnis, kemarin.

 

Tekanan jual di sektor tambang, lanjut Edwin, juga mulai mereda setelah wacana kenaikan pajak batu bara yang menyebabkan indeks pertambangan terjerembab pekan lalu,  disanggah pemerintah.

 

Dari pasar global, laporan keuangan kuartal I emiten-emiten yang melantai di beberapa bursa negara Paman Sam, berhasil mengalihkan perhatian investor dari masalah Eropa. Menurutnya, hal tersebut akan mengatrol bursa Amerika Serikat untuk ditutup di zona hijau.

 

Penjualan Ritel AS pada Maret mengalami kenaikan 0,8% (mom), jauh di atas prediksi sejumlah analis 0,3% (mom). Meskipun masih di bawah kenaikan Februari 1%, setidaknya hal ini memberikan keyakinan baru bagi konsumen, khususnya tingkat pendapatan yang dimilikinya di tengah masih tersendat-sendatnya perekonomian negara itu.

 

Yield Spanyol memang menembus level 6% hari ini [kemarin] dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemodal bahwa mereka juga membutuhkan dana talangan seperti Yunani. Meski begitu, perhatian investor saat ini sedang ditujukan pada laporan keuangan kuartal I emiten-emiten di bursa AS,” jelasnya.

 

Edwin memrediksi, support—resistance pada perdagangan hari ini berada di kisaran 4.127—4.180. Dia merekomendasikan pemodal untuk memerhatikan beberapa saham, a.l JSMR, WIKA, SMGR, INTP, dan ASII.

 

Pada perdagangan kemarin, indeks berhasil menguat tipis pada akhir penutupan perdagangan. Tercatat indeks terangkat 0,26% ke level 4.157,37. Indeks BISNIS-27 menguat 0,48% ke level 351,70.

 

Sebanyak 141 saham tercatat menguat, 126 terkoreksi, 121 saham stagnan, dan 100 saham tidak diperdagangkan.

 

Frekuensi transaksi mencapai 136.972 kali dengan volume mencapai 4,1 miliar saham. Adapun  nilai total transaksi sebesar Rp3,9 triliun.

 

Pemodal asing kembali mencatatkan aksi jual bersih Rp326 miliar. Delapan dari sepuluh sektor mengalami penguatan, dipimpin oleh industri dasar dan property yang menguat 0,88% dan 0,81%.

 

Dua sektor yang ditutup di zona merah yakni pertanian dan consumer. Sektor pertanian melemah 0,54%, sedangkan sektor konsumer terkoreksi 0,48%.

 

Dari regional, beberapa bursa yang ditutup di zona merah yakni Nikkei di Jepang yang melemah tipis 0,06% ke level 9.464,71 dan Hang Seng di Hong Kong terkoreksi -0,23% ke level 20.562,31. (spr)

 

*) Silahkan membaca berita-berita harian Bisnis Indonesia hari ini dengan  klik epaper.bisnis.com jika Anda sudah berlangganan edisi digital atau epaper. Bagi yang belum berlangganan, silahkan register langsung  DI SINI.

 

 

Sumber : M. Kholikul Alim & Indra

Tag :
Editor : Kahfi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top