TELEKOMUNIKASI: Tower Bersama bukukan pendapatan Rp310 miliar

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 April 2012  |  20:51 WIB

 

 

JAKARTA: PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, emiten pengelola menara telekomunikasi, membukukan pendapatan sebesar Rp310 miliar sepanjang 3 bulan pertama tahun ini, naik 45% dari periode yang sama pada tahun lalu.

 

Sekretaris Perusahaan Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan perseroan mencatatkan laba sebelum beban bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) juga naik 47% menjadi Rp245 miliar.

 

“Jika triwulan pertama ini disetahunkan, maka total pendapatan perseroan mencapai Rp1,23 triliun, atau meningkat 28% dibanfing periode penuh tahun 2011 dan EBITDA meningkat 28% menjadi Rp981 miliar,” jelasnya dalam keterangan pers, Rabu, 18 April 2012.

 

Helmy mengungkapkan total pinjaman per 31 Maret 2012 mencapai Rp3,58 triliun, sedangkan kas mencapai Rp414 miliar, sehingga membentuk rasio utang bersih terhadap EBITDA yang disetahunkan sebesar 3,2 kali, turun dari tahun lalu yang mencapai 3,4 kali.

 

Direktur Utama Tower Bersama Infrastructure Hardi Wijaya Liong mengatakan pihaknya telah mengantongi tambahan 678 penyewaan, dimana sebagian besar merupakan kolokasi untuk menara-menara yang telah ada.

 

“Hal ini menyebabkan peningkatan rasio kolokasi dari 1,63 menjadi 1,71 kali. Perseroan telah mencapai pertumbuhan organik yang terpesat dalam sejarah perusahaan kami, sekaligus leverage yang secara keseluruhan turun,” jelasnya.

 

Hingga akhir kuartal I/2012, Tower Bersama Infrastructure mengantongi 7.680 penyewaan dan 5.100 fasilitas telekomunikasi, yang terdiri dari 3.643 menara, 1.040 shelter-only, dan 417 jaringan DAS.

 

Saham emiten yang berkode TBIG ini ditutup melemah 25 poin atau 0,81% menjadi Rp3.075 setelah bergerak pada kisaran 3.075 hingga 3.150, sehingga membentuk rasio harga saham terhadap pendapatan (price to earnings ratio/PER) sebanyak 46,2 kali dan kapitalisasi pasar sebesar Rp14 triliun.(msb)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ahmad Puja Rahman Altiar

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top