HARGA JAGUNG & GANDUM: Belum terseret faktor China

KUALA LUMPUR: Harga jagung dan gandum turun di tengah kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi di China dan krisis utang memburuk di Eropa bisa melemahkan permintaan biji-bijian.Jagung penyerahan Juli melemah 1,3% menjadi US$6,125 per bushel di Chicago,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 April 2012  |  15:48 WIB

KUALA LUMPUR: Harga jagung dan gandum turun di tengah kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi di China dan krisis utang memburuk di Eropa bisa melemahkan permintaan biji-bijian.Jagung penyerahan Juli melemah 1,3% menjadi US$6,125 per bushel di Chicago, harga terendah untuk kontrak teraktif sejak 30 Maret dan berada pada US$6,135 per bushel pukul 13.56 waktu Singapura.Harga turun 5,7% pekan lalu. Harga gandum untuk penyerahan bulan yang sama turun 1,1% menjadi US$6,2325 per bushel. Kedelai kehilangan 0,5% menjadi US$14,3425 per bushel.Data Biro Statistik Nasional pada 13 April menunjukkan China, ekonomi terbesar kedua dunia, tumbuh 8,1% pada kuartal pertama dari tahun sebelumnya setelah melaju 8,9% tiga bulan sebelumnya.Angka itu merupakan kenaikan terkecil sejak pertengahan 2009 dan kurang dari perkiraan 8,4% yang diprediksi para analis dalam survei Bloomberg."Sejak PDB China keluar, kita telah melihat pasar secara umum menarik diri dari aset berisiko," kata Michael Creed, ekonom Agribisnis National Australia Bank Ltd. di Melbourne. (Bloomberg/Mtb/Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top