DIREKSI TIMAH: SDM asli Bangka layak jadi direksi

PANGKALPINANG, Bangka: Dirut PT Timah Tbk Wachid Usman menilai SDM asli Bangka Belitung sudah layak dipercaya menjadi salah satu direksi perseroan meski wewenang utama penunjukan direksi wajib melalui mekanisme RUPS.Pergantian dewan komisaris dan dewan
Hery Trianto
Hery Trianto - Bisnis.com 16 April 2012  |  18:52 WIB

PANGKALPINANG, Bangka: Dirut PT Timah Tbk Wachid Usman menilai SDM asli Bangka Belitung sudah layak dipercaya menjadi salah satu direksi perseroan meski wewenang utama penunjukan direksi wajib melalui mekanisme RUPS.Pergantian dewan komisaris dan dewan direksi Timah akan menjadi agenda tunggal rapat umum pemegang saham tahunan pada 19 April 2012.Direksi yang sudah pasti diganti Wachid Usman selaku direktur utama dan Surawardi selaku Direktur Umum & SDM Timah.Pergantian tersebut dilakukan karena telah habisnya masa jabatan serta telah menjabat selama dua periode dalam BUMN tambang itu.Wahid sendiri meski bukan orang asli Bangka sudah menjabat direksi selama dua periode salah satunya menjadi direktur utama."Putra daerah yang menjabat pejabat senior di PT Timah ada 10 orang, pejabat ini setingkat di bawah direksi. Mereka punya kemampuan dan layak," katanya dalam pertemuan dengan wartawan di Pangkalpinang, Senin, 16 April 2012.Pernyataan Wachid ini menangggapi pertanyaan beberapa wartawan media lokal yang mengungkapkan terjadi kekalutan di tengah sebagian masyarakat setelah Menteri BUMN Dahlan Iskan berancang-ancang menunjuk Sukrisno, mantan Dirut PT Bukit Asam Tbk (PTBA), sebagai pengganti Wachid yang terlanjur memunculkan resistensi beberapa pihak.Wachid menilai konsolidasi yang kabarnya dilakukan oleh sekelompok tokoh daerah atas agenda pergantian direksi Timah merupakan hal yang wajar asalkan sesuai dengan aturan yang berlaku."Namanya keinginan, saran, pendapat siapa pun boleh tapi semua ada aturan mainnya. Boleh-boleh saja  kaderisasi daerah tetapi kan memang mesti sesuai dengan pemegang saham yakni pemerintah sebagai mayoritas," katanya. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top