EMITEN TEKNOLOGI & MEDIA raih kenaikan pendapatan 16,27%

 
Erly Rusiawati | 12 April 2012 18:44 WIB

 

JAKARTA: Delapan emiten yang tercatat di sektor advertising, printing, dan media membukukan pendapatan akhir tahun 2011 senilai Rp14,04 triliun, tumbuh 16,27% dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp12,08 triliun.
 
PT Media Nusantara Citra, perusahaan milik taipan media Hary Tanoesoedibjo, menduduki peringkat pertama pendapatan. Emiten berkode saham MNCN tersebut membukukan pendapatan Rp5,39 triiun, tumbuh 11,01% dari tahun sebelumnya.
 
Menyusul di posisi kedua PT Elang Mahkota Teknologi dengan raihan Rp4,14 triliun. Perusahaan yang baru saja menuntaskan akusisi PT Indosiar Karya Mandiri Tbk tahun lalu tersebut menghasilkan pendapatan Rp4,14 triliun, tumbuh 23,35%.
 
Dari sisi pertumbuhan pendapatan, PT Star Pacific Tbk mencatatkan pertumbuhan paling kinclong sebesar 38,48%. Pada akhir Desember 2011 pendapatan perseroan berjumlah Rp100,26 miliar.
 
Melihat pertumbuhan laba bersihnya, sektor ini nampak semakin seksi. Lima dari delapan emiten mencatatkan pertumbuhan laba bersih di kisaran 33%--93%.
 
Pertumbuhan laba bersih paling kinclong dicatat PT Tempo Inti Media Tbk yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 93,93%. Total laba bersih emiten dengan kode saham TMPO tersebut per Desember 2011 menyentuh angka 10,38 miliar.
 
PT Surya Citra Media Tbk menyusul posisi TMPO dengan pertumbuhan laba bersih hingga 72,17%, dari Rp530,13 miliar di akhir 2010 menjadi Rp912,7 miliar di tahun berikutnya. 
 
Sementara itu, MNCN menduduki peringkat pertama raihan laba bersih secara nominal. Perseroan membukukan laba bersih 2011 sebesar Rp1,1 triliun, tumbuh 46,56% dari tahun sebelumnya sebesar Rp730,22 miliar.
 
Hasil buruk diraih IDKM yang membukukan rugi bersih hingga Rp 96,84 miliar, anjlok 1267,46% dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp8,3 miliar.
 
PT Star Pacific Tbk mengalami hal tak jauh berbeda dengan penurunan laba bersih hingga 149,15%. Per 31 Desember 2011, emiten berkode LPLI tersebut membukukan rugi bersih Rp200,73 miliar. (sut)

Tag :
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top