BAYAN RESOURCES: Dilarang alihkan sahamnya di Kangaroo Resources

JAKARTA: PT Bayan Resources Tbk, emiten batu bara miliki Low Tuck Kwong, dilarang mengalihkan sahamnya di Kangaroo Resources Ltd dari Mahkamah Agung Australia.Direktur Utama Bayan Chin Wai Fong dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia hari ini,
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 12 April 2012  |  13:50 WIB

JAKARTA: PT Bayan Resources Tbk, emiten batu bara miliki Low Tuck Kwong, dilarang mengalihkan sahamnya di Kangaroo Resources Ltd dari Mahkamah Agung Australia.Direktur Utama Bayan Chin Wai Fong dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia hari ini, Kamis, 12 April 2012, mengatakan keputusan itu terkait dengan diperolehnya 'interim ex parte freezing order' oleh BCBC Singapore Pte Ltd dari Mahkamah Agung Negeri Kangguru itu.Pengumuman itu terkait dengan kasus sengketa emiten berkode saham BYAN itu dengan BCBC Singapore, Binderless Batubara Briquetting Company Pty Ltd, dan White Energy Company Ltd di Pengadilan Tinggi Singapura.Larangan pengalihan saham Kangaroo Resources berlaku hingga 18 April, yaitu waktu sidang dengar pendapat oleh hakim Australia terhadap BCBC Singapore dan Bayan Resources."Perseroan menolak secara keras atas keputusan interim ex parte tersebut dan semaksimal mungkin membela hak dan menolak segala tuduhan baik terhadap perseroan, direksi, komisaris yang disebutkan dalam dengar pendapatan di Mahkamah Agung di Perth, Australia," ujar Chin Wai Fong.Dia mengatakan dengar pendapat di Perth itu dilakukan tanpa sepengetahuan perseroan di mana Bayan Resources tidak diminta hadir.Sebelumnya, Bayan dan Resources dan White Energy Ltd serta BCBC Singapore mendirikan anak usaha bersama (joint venture) bernama PT Kaltim Supacoal. (ra)

 

BACA JUGAEquator jamin emisi obligasi CMNP

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top