KINERJA EMITEN: CIPUTRA SURYA targetkan pendapatan naik 24,2% jadi Rp1 triliun

 
News Editor | 10 April 2012 16:57 WIB

 

JAKARTA: PT Ciputra Surya Tbk, pengembang properti milik Grup Ciputra, menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp1 triliun atau naik sekitar 24,2% dari pencapaian tahun lalu, yakni sebesar Rp805 miliar.

 

Direktur Ciputra Surya Nanik Santoso menjelaskan target tersebut akan dipenuhi dari hasil prapenjualan (marketing sales) selama tahun lalu yang mencapai Rp1,4 triliun atau naik 126% dari perolehan tahun sebelumnya.

 

“Pada 2010, marketing sales kami sebesar Rp602 miliar dan sebagian sudah dibukukan pada 2011. Adapun, marketing sales 2011 akan dibukukan sebagai pendapatan pada tahun ini, meskipun tidak seluruhnya,” ujarnya di Jakarta,  Selasa 10 April 2012.

 

Naniek memaparkan terdapat beberapa proyek yang mendukung pendapatan tahun ini, diantaranya CitraLand Kendari, CitraSun Garden Semarang, dan CitraLand Surabaya yang tahun lalu berkontribusi sekitar 30% terhadap nilai prapenjualan perseroan.

 

Seiring dengan kenaikan pendapatan, dia mengatakan laba bersih perseroan juga diperkirakan naik pada tahun ini menjadi sekitar Rp200 miliar dari Rp164,74 miliar pada 2010.

 

“Laba bersih kami biasanya sekitar 20% dari pendapatan. Jadi, kalau pendapatan sekitar Rp1 triliun, maka laba bersih kira-kira Rp200 miliar,” tuturnya.

 

Lima proyek baru

 

Untuk nilai prapenjualan tahun ini, Nanik mengungkapkan pihaknya menargetkan perolehan sebesar Rp2,1 triliun atau tumbuh 54% dibandingkan dengan tahun lalu. Dia optimistis target tersebut mampu tercapai, mengingat perseroan akan meluncurkan lima proyek baru.

 

Lima proyek tersebut adalah CitraGrand Yogyakarta, CitraGrand Semarang, CitraLand Palu, CitraLand Bagya City Medan, dan tiga produk properti baru di Ciputra World Surabaya.

 

Ciputra World Surabaya merupakan proyek superblok milik perseroan dengan nilai investasi sekitar Rp550 miliar. Beberapa produk yang akan dikembangkan di kawasan tersebut pada tahun ini, di antaranya apartemen, kondotel, dan small office home office (SOHO).

 

“Saat ini sudah terjual sekitar 50% untuk kondotel,” tutur Nanik.

 

Sepanjang tahun lalu, Ciputra Surya membukukan pendapatan Rp804,77 miliar, tumbuh 36,64% dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya, Rp593,3 miliar. Laba bersih perseroan juga naik 88,97% menjadi Rp164,74 miliar dari semula Rp87,18 miliar.

 

Dengan adanya kenaikan laba bersih yang cukup signifikan selama tahun lalu, Naniek mengungkapkan perseroan berencana untuk membagikan dividen sebesar 30% dari laba bersih atau senilai Rp49,42 miliar.

 

Dengan jumlah saham milik perseroan yang beredar saat ini sebanyak 1,98 miliar, maka pemegang saham berpotensi memeroleh dividen sebesar Rp24,96 per saham. Jumlah tersebut naik sekitar 92% jika dibandingkan dengan dividen tahun lalu yang sebesar Rp13 per saham.

“Ini masih usulan, kami masih akan akan adakan rapat komisaris pada 28 April nanti dan juga rapat umum pemegang saham pada Mei,” ungkap Nanik.

 

Tag :
Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top