PAJAK SAHAM PENGENDALI: Bapepam-LK khawatirkan dampaknya ke pasar odal

JAKARTA: Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan berharap rencana pemungutan pajak terhadap pemilik saham pengendali tidak menghambat perkembangan pasar modal."Nanti kita lihatlah dampaknya baik terhadap pasar modal dan transaksinya, mudah-mudahan
Erlan Imran | 09 April 2012 16:42 WIB

JAKARTA: Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan berharap rencana pemungutan pajak terhadap pemilik saham pengendali tidak menghambat perkembangan pasar modal."Nanti kita lihatlah dampaknya baik terhadap pasar modal dan transaksinya, mudah-mudahan tidak menghambat,"ujar Ketua Bapepam-LK Nurhaida di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Senin(9/4/2012).Dia menuturkan pelaku pasar modal juga perlu melihat nilai kewajaran dalam pungutan pajak saham pengendali. Untuk itu, lanjut dia, Bapepam-LK akan mengadakan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Pajak agar dapat membicarakan rencana pemungutan pajak secara lebih detail."Kami akan meminta pertemuan dengan Ditjen Pajak terkait aturan ini secara teknis," katanya.Dia menegaskan rencana pemungutan pajak tidak untuk transaksi saham retail di bursa, melainkan terhadap kepemilikan saham pengendali. Dengan begitu, aturan baru perpajakan ini tidak akan memengaruhi kegiatan transaksi protofolio di pasar modal nantinya.Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany berniat menerapkan ekstensifikasi objek pajak melalui penarikan pajak dari pemilik saham pengendali atau pajak terhadap saham yang dipegang pendiri perusahaan.  Menurur Fuad, pungutan pajak tersebut bertujuan menggali potensi penerimaan dari objek yang selama ini belum dikenakan pajak.Dalam kesempatan berbeda Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Ditjen Pajak Amri Zaman mengungkapkan pihaknya juga berencana meningkatkan persentase tarif final pajak atas penjualan saham pendiri pada 2012. Upaya intensifikasi ini, sambung dia, dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak.(faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top