EMISI OBLIGASI Rp1,5 triliun, Adhi Karya garap proyek tol Bali & Jakarta

JAKARTA: PT Adhi Karya Tbk menargetkan investasi untuk pembiayaan dua ruas tol di mana perusahaan masuk sebagai salah satu pemegang saham, bisa segera dilaksanakan tahun ini juga. Kedua ruas itu yakni tol Serangan-Tanjung Benoa di Bali dan enam ruas
Linda Tangdialla | 08 April 2012 11:22 WIB

JAKARTA: PT Adhi Karya Tbk menargetkan investasi untuk pembiayaan dua ruas tol di mana perusahaan masuk sebagai salah satu pemegang saham, bisa segera dilaksanakan tahun ini juga. Kedua ruas itu yakni tol Serangan-Tanjung Benoa di Bali dan enam ruas tol dalam kota Jakarta.Hal tersebut, menyusul rencana salah satu perusahaan badan usaha milik Negara itu, menerbitkan obligasi perusahaan senilai Rp1,5 triliun Juli 2012 mendatang, di mana di antaranya digunakan untuk pembiayaan dua ruas di wilayah Bali dan Jakarta.Direktur Utama PT Adhi Karya Kiswodarmawan mengatakan dari total nilai obligasi yang ditawarkan Rp1,5 triliun, sebesar Rp1 triliunnya memang digunakan untuk pembiayaan proyek-proyek infrastruktur yang akan dimasuki perusahaan.“Dana itu rencananya akan diserap secara bertahap selama dua tahun ke depan. Jadi kami perkirakan pembiayaan sudah bisa dilaksanakan mulai tahun ini,” ujarnya di Jakarta akhir pekan kemarin.Dia memerinci, proyek infrastruktur yang akan digarap perusahaan yaitu pembangunan ruas Serangan-Tanjung Benoa, Bali, sepanjang 10 kilometer senilai Rp 2,3 triliun dan proyek enam ruas tol dalam kota Jakarta Rp40,02 triliun. Di kedua proyek itu Adhi Karya bergabung menjadi anggota konsorsium bersama BUMN lainnya.Selanjutnya, untuk pembiayaan dua proyek Independent Power Plant (IPP) senilai Rp4,2 triliun, masing-masing di Kalimantan Timur dengan kapasitas 2x100 megawatt senilai Rp3 triliun yang akan digarap bersama tiga perusahaan lain.Kedua, proyek independent power producer kedua akan dilakukan bekerja sama dengan PT Pupuk Sriwijaya (Persero), dengan 3x25 megawatt dan investasi sekitar Rp1,2 triliun.Selain itu, perusahaan juga akan mengembangkan aset-aset di beberapa wilayah untuk pengembangan property. “Misalnya, hotel di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, dan Medan, Sumatera Utara serta real estate di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, dan Kalimalang, Jakarta Timur. Adhi Karya juga berencana memanfaatkan lahan milik PT Pertamina Di Daan Mogot, Jakarta Barat, seluas 9 hektar untuk pengembangan property,” tambahnya.Dia menjelaskan sisa dari hasil obligasi senilai Rp500 miliar akan dialokasikan untuk refinancing utang yang jatuh tempo pada tahun ini. Saat ini, perusahaan sedang melakukan beauty contest untuk menyeleksi penjamin emisi obligasi. (faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top