PERINGKAT OBLIGASI: Parameter lembaga pemeringkat berubah

JAKARTA: Bank Rakyat Indonesia menyatakan penurunan peringkat obligasi subordinasi oleh Fitch Rating disebabkan perubahan parameter oleh lembaga pemeringkat.Bank peraih laba terbesar pada 2011 ini menyatakan masih memiliki kinerja perusahaan yang baik."Penurunan
Andhika Anggoro Wening | 04 April 2012 11:38 WIB

JAKARTA: Bank Rakyat Indonesia menyatakan penurunan peringkat obligasi subordinasi oleh Fitch Rating disebabkan perubahan parameter oleh lembaga pemeringkat.Bank peraih laba terbesar pada 2011 ini menyatakan masih memiliki kinerja perusahaan yang baik."Penurunan rating subdebt BRI lebih kepada parameter yang dibuat oleh lembaga pemeringkat, sedangkan kondisi BRI sendiri tetap menunjukan peningkatan kinerja perusahaan yang baik, hal tersebut a.l. dicerminkan dari rasio keuangan yang sehat," ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali kepada Bisnis, Rabu 4 April 2012.Seperti diberitakan pada Bisnis pagi ini, tujuh obligasi subordinasi yang diterbitkan lembaga keuangan dan bank mengalami penurunan peringkat efek akibat perubahan metodologi pemeringkatan.Rating lower tier II BRI turun dari AA(idn) menjadi A+(idn). Selain BRI subdebt tersebut diterbitkan oleh PT Bank Mega Tbk, PT Bank Muamalat Tbk, PT Bank Pan Indonesia Tbk, PT Bank Syariah Mandiri Tbk, dan PT BCA Finance.Direktur & Analis Utama Fitch Julita Wikana mengatakan penurunan peringkat terjadi akibat perubahan metodologi pemeringkatan, penerapan peraturan Bank Indonesia, dan implementasi dari ketentuan Komite Basel III.Menurutnya, penurunan peringkat tidak hanya terjadi pada efek subordinasi di Indonesia saja, tetapi juga ke efek sejenis di seluruh dunia. Di seluruh dunia, lenjutnya, ada sekitar 1.068 peringkat obligasi subordinasi yang diturunkan dan hanya 24 yang naik."Di Indonesia, salah satu faktor penurunan adalah ditegaskannya kembali peraturan Bank Indonesia melalui peraturan yang diterbitkan tahun lalu," ujarnya. (ra)

 

 

Tag :
Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top