KINERJA EMITEN: Pendapatan BUMI RESOURCES naik 37% jadi Rp36 triliun

 
Hery Trianto | 03 April 2012 20:45 WIB

 

JAKARTA: Eksportir batu bara PT Bumi Resources Tbk mencetak pendapatan sepanjang tahun lalu sebesar US$4 miliar atau sekitar Rp36 triliun, naik 37% dari tahun sebelumnya US$2,92 miliar.

 

Tahun lalu perseroan itu menjual batu bara sebanyak 60,7 juta ton atau naik 4% dari tahun sebelumnya 63,3 juta ton.

 

Adapun harga jual rata-rata batu bara perseroan mencapai US$92,69 per ton naik 30% dari sebelumnya US$71,03 per ton.

 

Peningkatan penjualan ini mendorong laba bersih perseroan naik 6% menjadi US$220,52 juta dari sebelumnya US$207,10 juta.

 

Laba operasional perseroan juga naik 73% menjadi US$1,12 miliar dari sebelumnya US$651,6 juta dan EBITDA naik 42% menjadi US$1,90 miliar dari US$1,34 miliar.

 

“Kami mampu mentranformasikan bisnis kami dari berbagai aspek, operasional, administrasi, dan pengelolaan. Peningkatan kinerja ini didorong oleh operasional yang positif terutama dari dua anak usaha kami, Kaltim Prima Coal dan Arutmin Indonesia,” kata Direktur Utama Bumi Resources Ari S. Hudaya dalam rilisnya, Selasa 3 April 2012.

 

Bumi Resources menggengam saham Kaltim Prima Coal (KPC) yang bergerak di tambang batu bara di Kalimantan sebesar 13,60% dan Arutmin (juga Kalimantan) 70%.

 

Pemegang saham perserona per akhir Desember tahun lalu adalah Vallar investments UK Limited 29,18% dan publik 68,54%.

 

Sebelumnya, Bumi Plc—sebelumnya Vallar Plc—membeberkan kinerja dua anak usahanya termasuk Bumi Resources pada 27 Maret 2012 tetapi kinerja ini untuk periode 10 bulan hingga Desember 2011. Pada periode 10 bulan itu Bumi Resources justru membukukan rugi bersih setelah pajak US$119 juta. (ea)

 

BACA JUGA:

RUNWAY KE-3 SOEKARNO-HATTA BUTUH RP4,25 TRILIUN

 

Tag :
Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top