Langkah ECB merahkan Wall Street

SAO PAULO: Bursa Wall Street memerah setelah Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi tidak memberikan isyarat untuk membeli obligasi lebih lanjut.Indeks Standard & Poor's 500 terkoreksi 0,4% ke posisi 1.255,76. Kontrak indeks eempat naik
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Desember 2011  |  21:20 WIB

SAO PAULO: Bursa Wall Street memerah setelah Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi tidak memberikan isyarat untuk membeli obligasi lebih lanjut.Indeks Standard & Poor's 500 terkoreksi 0,4% ke posisi 1.255,76. Kontrak indeks eempat naik setelah Draghi mengatakan para pembuat kebijakan akan mengambil langkah nonstandar untuk mengatasi krisis utang."Pesimisme muncul setelah ECB menyebutkan kemungkinan tak akan membeli lagi surat. Mereka berusaha membantu sektor perbankan, tetapi tak menyentuh masalah mendasar," ujar Peter Jankovskis dari Oakbrook Investments di Lisle, Illinois.Indeks S&P 500 naik 1,1% pada Desember hingga Rabu di tengah spekulasi adanya langkah Eropa untuk mengatasi krisis yang bisa memicu resesi global.Bursa berjangka sebelumnya menguat saat Draghi mengatakan ECB akan menawarkan dana ke perbankan sebanyak yang mereka perlukan untuk tiga tahun.Dia juga akan mengendurkan peraturan kolateral untuk membiayai kembali operasi perbankan guna memperlancar pasar kredit. Para pembuat kebijakan dalam pertemuan di Frankfurt juga memangkas suku bunga menjadi 1% dari 1,25%. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top