GCG dapat perkuat hadapi krisis global

JAKARTA: Tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG) yang baik dinilai dapat memperkuat emiten di Bursa Efek Indonesia dalam menghadapi imbas krisis keuangan dari Eropa dan Amerika Serikat.Kepala Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Bambang
News Editor
News Editor - Bisnis.com 02 Desember 2011  |  19:00 WIB

JAKARTA: Tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG) yang baik dinilai dapat memperkuat emiten di Bursa Efek Indonesia dalam menghadapi imbas krisis keuangan dari Eropa dan Amerika Serikat.Kepala Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan GCG dapat mempengaruhi pergerakan ekonomi nasional. Pihaknya mendukung semua upaya positif untuk meningkatkan praktik GCG di Indonesia."Kami menyadari praktik GCG, baik di sektor publik maupun sektor privat sangan menentukan keberlangsungan pembangunan di Indonesia, terlebih lagi di dalam perekonomian global yang terus bergejolak," tuturnya dalam acara The 3rd IICD CG Conference & Award 2011 hari ini.Menurutnya, krisis ekonomi global yang telah terjadi beberapa kali akhir-akhir ini dan mega-skandal di dunia usaha telah menyadarkan semua pihak pentingnya GCG terhadap perekonomian secara keseluruhan.Bambang yang mewakili Menteri Keuangan Agus Martowardjojo yang berhalangan hadir dalam acara tersebut memberikan contoh rapuhnya tata kelola perusahaan mengantarkan Indonesia kepada krisis Ekonomi 1997.Adapun skandal perusahaan di tingkat Internasional seperti kasus Enron menunjukkan tata kelola perusahaan yang buruk dapat memberikan dampak terhadap perekonomian secara keseluruhan.Menurutnya, praktik GCG di sektor swasta hanya akan tercipta bila didukung praktik yang sama pada sektor pemerintah, begitupun sebaliknya. Dia menjelaskan pemerintah telah berusaha melakukan perbaikan melalui reformasi birokrasi.Namun, diakuinya, praktik GCG di Indonesia masih dinilai rendah oleh pemodal sebagaimana Bank Dunia yang manyatakan praktik tersebut masih belum memuaskan di Indonesia meski telah ada peningkatan."Kami melihat hal itu merupakan cambuk bagi kita bersama untuk menjadi lebih baik," ujarnya.Dia berharap GCG yang tidak semata-mata berorientasi pada pencitraan perusahaan akan membuat enititas usaha yang lebih adaptif, responsif tehadap situasi ekonomi global, dan kompetitif. (03/Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ahmad Puja Rahman Altiar

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top