Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produk LMIR Trust kelebihan permintaan hingga 165%

JAKARTA: Penerbitan unit baru produk investasi Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIR Trust) mendapatkan kelebihan permintaan hingga 165% dari unit yang diterbitkan.CEO LMIRT Management Ltd Viven G. Sitiabudi menjelaskan hal itu di dalam keterbukaan
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 28 November 2011  |  20:07 WIB

JAKARTA: Penerbitan unit baru produk investasi Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIR Trust) mendapatkan kelebihan permintaan hingga 165% dari unit yang diterbitkan.CEO LMIRT Management Ltd Viven G. Sitiabudi menjelaskan hal itu di dalam keterbukaan Bursa Singapura hari ini."Permintaan yang kami terima mencapai 1,79 miliar unit atau mewakili 165,1% dari jumlah rights unit yang tersedia pada saat penutupan masa penerbitan unit baru pada 24 November 2011," ujar Viven dalam keterbukaan informasi tersebut.LMIRT Management Ltd merupakan manajer investasi yang mengelola LMIR Trust, produk investasi derivatif jenis dana investasi ril estat (DIRE) atau yang biasa disebut real estate investment trust (REITs).REITs merupakan produk investasi yang dapat melikuidkan aset yang sebelumnya tidur sehingga dapat dijadikan jaminan untuk mendapatkan dana segar.Dana segar yang baru dapat digunakan perusahaan untuk membangun aset lebih banyak lagi.Viven mengatakan sebesar S$332 juta dari proses itu akan digunakan untuk mengakuisisi aset Pluit Village dan Plaza Medan Fair.LMIR Trust akan membeli pemegang saham Pluit Village yaitu Grandley Investments Pte Ltd dan Kindall Investments Pte. Keduanya dibeli dari Excel Investment Ltd."Dana itu akan menambah total aset sebesar 30% atau sekitar S$1,6 miliar, yang akan menambah skala kemampuan kami."Dalam proses itu, PT Lippo Karawaci Tbk bertindak sebagai sponsor penerbitan unit baru yang sekaligus pemilik 29,6% bagian di dalam LMIRT.Lippo Karawaci sebelumnya menyatakan siap menjadi pembeli siaga penerbitan unit penyertaan baru efek investasi itu senilai total S$336,8 juta atau Rp2,36 triliun.LMIR Trust memanfaatkan jasa dari Standard Chartered Bank sebagai penasihat keuangan dalam rights unit tersebut.Pengatur penerbitan dalam rights unit tersebut termasuk Standard Chartered Bank, CIMB, UBS, Credit Suisse dan Bank of America-Merrill Lynch.Saat ini Grup Lippo, yang dipimpin James Riyadi, stidaknya memiliki dua REITs untuk mengelola kembali asetnya.Keduanya adalah LMIR Trust yang mengelola properti mall-ritel dan First Trust yang mengelola properti kesehatan seperti halnya Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) di Semanggi, Jakarta. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top