Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Commonwealth Australia tuntaskan akusisi Count Financial

 
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 28 November 2011  |  22:22 WIB

 

JAKARTA: Akuisisi perusahaan jasa keuangan Australia bernama Count Financial Ltd oleh Commonwealth Bank of Australia disetujui Mahkamah Agung negara bagian New South Wales.
 
Berdasarkan keterbukaan Count Financial dan Commonwealth Bank kepada Bursa Australia hari ini, persetujuan akan dilanjutkan dengan penghentian perdagangan saham Count yang berkode COU di pasar saham domestik pada 29 November sore.
 
Skema akuisisi 100% saham Count Financial yang disebut-sebut senilai A$373 juta, senilai modal perusahaan, atau setara dengan Rp3,37 triliun, akan mulai efektif besok.
 
Transaksi itu menawarkan kepada pemegang saham Count Financial untuk dibeli sahamnya senilai A$1,4 per saham atau ditukar saham baru Commonwealth dengan nilai yang sama.
 
Count Financial merupakan perusahaan jasa keuangan yang dimiliki pihak independen terbesar di Australia.
 
Perusahaan target akuisisi tersebut fokus pada akuntan perencanaan dan penasehat keuangan dengan jumlah waralaba sebanyak lebih dari 350 perusahaan.
 
Jasa konsultasinya terutama pada perencanaan hari tua dan pinjaman rumah.
 
Hari ini, saham Commonwealth Bank yang berkode CBA di Bursa Australia menguat 1,5 poin atau 3,3% ke A$46,89 per lembar.
 
Saham Count Financial ditutup stagnan di A$1,4 dan membentuk kapitalisasi pasarnya A$367,2 juta.
 
Harga itu juga membentuk rasio harga saham terhadap laba bersihnya (price to earnings ratio/PER) 7,08 kali.
 
Commonwealth memiliki beberapa anak usaha, yaitu BankWest, ASB Bank, Colonial First State, Sovereign Limited, Commonwealth Securities dan CommInsure.
 
Di Indonesia, selain PT Bank Commonwealth Indonesia, kelompok usaha itu juga memiliki manajer investasi PT First State Investments Indonesia. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top