Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tahun depan, Astra Sedaya dan FIF kembali emisi obligasi

BANDUNG: Dua perusahaan pembiayaan di bawah Grup Astra, yakni PT Astra Sedaya Finance dan PT Federal International Finance kembali berencana menerbitkan obligasi pada 2012 guna membiayai penyaluran kredit perseroan.Direktur Operasional ASF Fredyanto
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 November 2011  |  19:31 WIB

BANDUNG: Dua perusahaan pembiayaan di bawah Grup Astra, yakni PT Astra Sedaya Finance dan PT Federal International Finance kembali berencana menerbitkan obligasi pada 2012 guna membiayai penyaluran kredit perseroan.Direktur Operasional ASF Fredyanto Manalu mengatakan perseroan berencana untuk menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun pada kuartal I/ 2012. Saat ini, tuturnya manajemen tengah dalam tahap persiapan aksi korporasi tersebut.“Sekarang kami sedang proses menuju ke arah sana [menerbitkan obligasi], kemungkinan bisa terlaksana kuartal I tahun depan. Selain itu kami juga siapkan dari perbankan,” ujarnya usai Workshop Wartawan Pasar Modal di Bandung hari ini.Serupa dengan ASF, Head of Treasury Funding FIF Djap Tet Fa menuturkan perseroan juga akan menerbitkan obligasi sekitar Rp2 triliun pada akhir kuartal I/ 2012 atau awal kuartal II/ 2012. Penerbitan obligasi tersebut, tuturnya dilakukan untuk mendukung pembiayaan sepeda motor perseroan.“Kami belum tentukan besarannya, tetapi kami perkirakan kurang lebih sama dengan obligasi yang kami terbitkan tahun ini, sekitar Rp2 triliun,” paparnya.Djap Tet Fa mengungkapkan pada tahun ini perseroan menargetkan pembiayaan untuk sepeda motor baru dan sepeda motor bekas dapat mencapai 8,1 juta unit atau tumbuh sekitar 10% dibandingkan pembiayaan tahun lalu.Pada 2012, menurut dia perseroan juga mematok target pertumbuhan pembiayaan sekitar 10% menjadi 9 juta unit sepeda motor. Menurut dia, target tersebut cukup realistis mengingat pengguna sepeda motor rata-rata meningkat 24% setiap tahunnya.“Sejak 2000 hingga 2010, penjualan sepeda motor mencapai peningkatan sekitar 7 juta unit setiap tahunnya. Ini merupakan peluang besar bagi kami,” paparnya.Untuk penyaluran kredit, Djap Tet Fa menuturkan perseroan mematok target pembiayaan sepeda motor pada 2012 bisa mencapai Rp24 triliun atau tumbuh sekitar 10%-13% dibandingkan target tahun ini.Menurut dia, pada tahun ini pihaknya memperkirakan nilai pembiayaan yang dapat disalurkan perseroan mencapai Rp20,7 triliun-Rp21 triliun.Untuk memenuhi target tersebut, dia melanjutkan perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi bisnis, diantaranya meningkatkan kerja sama dengan dealer sepeda motor melalui joint promo maupun pameran.Selain itu, tambahnya perseroan juga akan menambah sekitar 20 gerai baru di beberapa kota di Indonesia, khususnya di daerah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi yang pangsa pasarnya masih menarik.“Tahun ini kami sudah tambah 20 outlet, untuk tahun depan kami rencanakan untuk tambah 20 outlet lagi dalam rangka meningkatkan jumlah pelanggan,” paparnya. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bunga Dewi Kusuma

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top