Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cermati ADRO, BDMN, INDF, niscaya investor bisa raih laba

 
Errol Poluan
Errol Poluan - Bisnis.com 17 November 2011  |  07:12 WIB

 

JAKARTA: Krisis utang Eropa masih menghantui para pelaku bisnis di pasar modal, namun para analis tetap optimistis bahwa investor bisa mengail untung di lantai bursa hari ini. Apa saja yang menarik untuk dicermati? Berikut rekomendasinya:
 
Reliance Securities
IHSG hari ini diprediksi dapat mengalami penguatan dengan kisaran perdagangan harian 3.775-3.842. Saham yang menarik ADRO, BDMN, INDY, dan INDF. Indeks saham kemarin bergerak mixed sepanjang perdagangan bursa kemarin.
 
Sentimen datang dari kekhawatiran terhadap kesehatan fiskal Eropa terutama di Itali, Spanyol, dan Jepang yang memangkas proyeksi ekonominya dan mempertahankan suku bunga acuan. IHSG dragonfly doji mengindikasikan awal penguatan, stochastic melanjutkan uptrend-nya dengan potensi upside yang relatif luas.
 
e-Trading Securities
Pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak di kisaran 3.764-3.857 dengan kecenderungan terkoreksi. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. INTP, SMCB, dan INDY.
 
Kemarin, IHSG ditutup naik 0,24 poin (+0,01%) ke level 3.814,09 dengan jumlah transaksi sebanyak 9,3 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp3,6 triliun. Hampir seluruh sektor saham pada perdagangan hari ini mengalami penguatan kecuali sektor agri, mining, dan properti.
 
Tercatat sebanyak 76 saham mengalami penguatan, 125 saham mengalami penurunan, 86 saham tidak mengalami perubahan dan 169 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Saham-saham yang menjadi pendorong bursa hari ini a.l. BMTR, GGRM, INTP, ADRO, dan PGAS, sedangkan saham-saham yang menjadi pemberat bursa pada hari ini a.l. BBCA, BMRI, BBNI, ASII, dan BUMI.
 
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp142 miliar dengan saham yang paling banyak di jual adalah BMRI, HRUM, BBCA, BLTA dan INDY. Rupiah sendiri hari ini diperdagangkan menurun 9 point ke level Rp9,004 per dolar AS.
 
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG masih bergerak konsolidasi dengan candlestick membentuk pola Dragonfly Doji. Sementara dari pergerakan indikator, stochastic membentuk golden cross memasuki area overbought,  sementara RSI dan MACD bergerak netral. 
 
Minna Padi Investama
IHSG hari ini diperkirakan bergerak flat dengan resistance di level 3.875. Peluang Buy on Weakness terbuka untuk saham-saham seperti : PGAS, INDF, dan BBCA.  IHSG menguat tipis 0,01% di level 3.841,09, perdagangan berjalan lesu karena minimnya sentimen yang mampu menggerakkan pasar. 
 
Sinarmas Sekuritas
Pada perdagangan hari ini, secara teknikal indeks diperkirakan bergerak mixed dengan kisaran 3.780-3.860. Pembelian obligasi Italia dan Spanyol oleh ECB, sehingga dapat menurunkan yield obligasi negara tersebut dan data ekonomi AS seperti data inflasi dan manufaktur yang akan dirilis nanti malam dapat memberikan sentimen terhadap indeks. Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk perdagangan harian: INTP, ISAT, TLKM, dan GGRM. (ln)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top