Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mau untung? Cermati saham BWPT, JSMR dan ANTM

 
Errol Poluan
Errol Poluan - Bisnis.com 16 November 2011  |  05:53 WIB

 

JAKARTA: Para analis perusahaan efek merekomendasikan agar investor mencermati saham BWPT, JSMR dan ANTM pada hari ini. Di tengah jatuhnya bursa dunia dan regional, para analis meyakini bahwa masih punya peluang untuk meraih untung. Berikut adalah inti saru dari rekomendasi tersebut:
 
Panin Sekuritas
Panin memproyeksikan hari ini indeks akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 3.770-3.840. IHSG kemarin bergerak melemah menyusul sentimen negatif dari bursa regional Eropa. Investor terlihat masih khawatir akan menyebarnya krisis utang Eropa.
 
Kembali melonjaknya yield Italia merupakan indikasi bahwa masih butuh waktu untuk menyelesaikan krisis utang di Eropa. Investor belum berani untuk menambah portofolio mereka, seperti terlihat dari rendahnya nilai transaksi beberapa pekan terakhir.
 
e-Trading Securities
IHSG akan bergerak di kisaran 3.748-3.836 dengan kecenderungan terkoreksi. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BWPT, JSMR, dan ANTM.
 
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG terkoreksi dan gagal untuk menguji Resistance terdekatnya di 3.857. Candlestick terakhir membentuk pola hanging man mengindikasikan sinyal bearish reversal, dilihat dari pergerakan indikator tampak stochastic berpotensi membentuk golden cross, sementara RSI kembali bergerak downtrend.
 
Hampir seluruh sektor saham pada perdagangan kemarin menurun kecuali sektor agri, property dan infrastructure.  Tercatat sebanyak 60 saham mengalami penguatan, 130 saham mengalami penurunan, 93 saham tidak mengalami perubahan dan 173 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
 
Saham-saham yang menjadi pendorong bursa hari ini a.l DSSA, AALI, ISAT, LPPF, dan BMTR, sedangkan saham-saham yang menjadi pemberat bursa pada hari ini a.l. BMRI, ASII, BBRI, BBCA dan UNTR 
 
Asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp33.4 miliar dengan saham yang paling banyak di jual adalah BBCA, BMRI, ADRO, BBNI, dan EXCL.
 
Rupiah sendiri kemarin diperdagangkan menguat 40 poin ke level Rp9.005 per dolar AS.
 
Sinarmas Sekuritas
Hari ini, secara teknikal indeks diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada kisaran 3.760-3.856. Perkembangan di Eropa seputar pergantian PM di Italia dan antisipasi akan kebijakan pemerintahan yang baru di Yunani dan Italia dalam menangani krisis utang masih akan memberikan sentimen terhadap pergerakan indeks. Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading: AALI, ICBP, ISAT, dan JSMR. (ln)
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top