Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Citatah nego kontrak penjualan marmer

JAKARTA: Produsen marmer PT Citatah Tbk sedang melakukan negosiasi kontrak penjualan marmer dengan sejumlah perusahaan dalam negeri.Presiden Direktur Citatah Taufik Johannes mengatakan negosiasi tersebut diperuntukkan bagi penjualan marmer dua hingga
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 November 2011  |  18:16 WIB

JAKARTA: Produsen marmer PT Citatah Tbk sedang melakukan negosiasi kontrak penjualan marmer dengan sejumlah perusahaan dalam negeri.Presiden Direktur Citatah Taufik Johannes mengatakan negosiasi tersebut diperuntukkan bagi penjualan marmer dua hingga tiga tahun ke depan.“Pasar domestik untuk marmer masih tinggi, karena itu kami mau fokus untuk dalam negeri dulu,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, hari ini. Sayang, Taufik menolak memerinci nilai kontrak tersebut.Dia menambahkan, meski banyak permintaan, namun pada akhir tahun ini permintaan marmer cenderung menurun. “Mungkin karena akhir tahun, jadi perusahaan tidak terlalu agresif,” jelasnya.Meski mengalami penurunan permintaan pada kuartal ini, Taufik menyebut perlambatan ekonomi tidak terlalu memengaruhi penjualan Citatah.Dia menjelaskan strategi untuk tidak memusatkan penjualan di satu daerah saja membuat dampak ekonomi global terhadap penjualan marmer Citatah relatif tidak terasa.Adapun, China merupakan pasar luar negeri terbesar untuk penjualan marmer Citatah. Sekitar 30% dari kapasitas produksi perseroan dialokasikan untuk Negeri Tirai Bambu tersebut.Pertumbuhan ekspor ke China juga meningkat 22% pada semester pertama jika dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun lalu.“Target pasar kami kan kelas menengah atas yang tidak terlalu terganggu dengan krisis ekonomi. Hal tersebut membuat dampak (krisis global) ke penjualan juga kecil,” imbuhnya.Rumor akuisisiDisinggung mengenai rumor akuisisi tambang granit oleh perseroan, Taufik menyanggah. Menurutnya, Citatah tak berniat mengakuisisi tambang yang sudah dijalankan perusahaan lain.“Kita tidak pernah berencana untuk mengakuisisi tambang dari luar. Tidak ada rencana untuk itu,” tegasnya.Rumor mengenai akan masuknya mitra asing untuk menyuntikkan dana segar juga disanggah. Taufik merasa Citatah belum memerlukan tambahan suntikan dana dari luar.Untuk belanja modal 2012, Taufik menganggap kas internal dan pinjaman bank akan mencukupi. Perseroan saat ini masih dalam negosiasi pinjaman US$2 juta dari satu bank swasta nasional. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Muhammad Kholikul Alim

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top