Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Berjangka akan rilis kontrak batu bara

JAKARTA: Bursa Berjangka Indonesia akan segera merilis kontrak berjangka batu bara pada kuartal 1/2012. Kajian terkait mekanisme produk akan selesai Desember 2011.Direktur Pengembangan BBJ Bihar Sakti Wibowo mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 November 2011  |  16:55 WIB

JAKARTA: Bursa Berjangka Indonesia akan segera merilis kontrak berjangka batu bara pada kuartal 1/2012. Kajian terkait mekanisme produk akan selesai Desember 2011.Direktur Pengembangan BBJ Bihar Sakti Wibowo mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan intensif dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM), dan Asosiasi Pertambangan Batu bara Indonesia (APBI) untuk membahas mekanisme pasar batu bara berjangka. “Produk terbaru batu bara ini mungkin akan diawali dengan transaksi DMO (Domestic Market Obligation), selanjutnya kontrak berjangka dan pasar fisik,” ujar Bihar di Jakarta, hari ini. Bihar berharap nantinya bursa berjangka bisa saja dipakai menjadi harga acuan batu bara bagi pemerintah.      “Diperlukan pasar yang transparan, sehingga harga yang diciptakan bisa jadi acuan pemerintah. Jadi pemerintah tidak harus tetapkan harga acuan lagi,” ucap Bihar. Selama ini, pemerintah menetapkan Harga Batu bara Acuan (HBA) berdasarkan Indonesia Coal Index (ICI) yang dikeluarkan PT Coalindo Energy, bekerja sama dengan Argusmedia. Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Bisnis BBJ Andam Dewi menambahkan tujuan utama pembuatan kontrak berjangka batu bara ialah sebagai lindung nilai (hedging) dan investasi alternatif. “Selain menjadi referensi harga, kontrak berjangka ini bisa untuk memproteksi harga dari volatilitas dan bisa mendapatkan harga yang tepat dalam jangka panjang,” jelasnya.(01/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Lavinda

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top