Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank CIMB Niaga akan terbitkan obligasi senior

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 November 2011  |  20:19 WIB

 

JAKARTA: Anak usaha CIMB Group Holdings Bhd, PT Bank CIMB Niaga Tbk, dikabarkan berniat menerbitkan obligasi senior dalam waktu dekat.
 
"Tenornya 3 dan 5 tahun, tapi masih dalam persiapan," ujar salah satu sumber hari ini.
 
Perseroan sudah pernah menerbitkan obligasi subordinasi rupiah pada 2010 yaitu seri I/2010 senilai Rp1,38 triliun pada Juli dan seri II/2010 senilai Rp1,6 triliun pada Desember.
 
Kedua obligasi tersebut masing-masing akan jatuh tempo 2017 dengan bunga 11,3% dan jatuh tempo 2020 dengan bunga 10,85%.
 
Selain itu, entitas Bank CIMB Niaga yang lama yaitu PT Bank Lippo Tbk juga pernah menerbitkan obligasi subordinasi denominasi dolar AS senilai US$200 juta pada 2006 yang dicatatkan di Bursa Singapura.
 
Obligasi global itu dibebankan bunga 7,38% per tahun hingga 2011 dan selanjutnya akan dibebani bunga obligasi pemerintah AS (US Treasury) ditambah 4,16%.
 
Obligasi subordinasi dolar AS perseroan masih mengantongi peringkat Ba1 dari Moody's Investor Services dan BB dari Fitch Ratings. 
 
Fitch Ratings juga masih memberikan peringkat peringkat AA untuk obligasi subordinasi rupiah Bank CIMB Niaga.
 
Bank itu merupakan penggabungan Bank Lippo dengan PT Bank Niaga Tbk pada 1 November 2008.
 
Pemegang saham perseroan terdiri dari anak usaha CIMB Group Holdings yaitu CIMB Group Sdn Bhd sebesar 96,91% dan sisanya publik sebesar 3,08%. 
 
Pemegang saham CIMB Group Holdings yang terbesar adalah Khazanah Nasional Bhd.
 
Sejak awal tahun hingga akhir September, perusahaan membukukan pendapatan bunga bersih Rp5,75 triliun, meningkat 6,83% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,38 triliun.
 
Saham perseroan yang berkode BNGA menguat 30 poin atau 2,24% ke Rp1.370 sore ini dan membentuk kapitalisasi pasarnya Rp34,43 triliun.
 
Harga itu juga membentuk rasio harga saham terhadap laba bersihnya (price to earnings ratio/PER) sebesar 10,78 kali.(sut)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Donald Banjarnahor/Irvin Avriano A.

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top