Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UOB Kay Hian serap 4,05% saham Tunas Lampung

JAKARTA: UOB Kay Hian Pte Ltd menjadi pemegang 4,05% saham PT Tunas Baru Lampung Tbk setelah menyerap 200 juta saham perseroan melalui penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD).Penerbitan saham baru non-HMETD seiring dengan
Hery Trianto
Hery Trianto - Bisnis.com 09 November 2011  |  16:55 WIB

JAKARTA: UOB Kay Hian Pte Ltd menjadi pemegang 4,05% saham PT Tunas Baru Lampung Tbk setelah menyerap 200 juta saham perseroan melalui penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD).Penerbitan saham baru non-HMETD seiring dengan hutang perseroan kepada UOB terkait dengan tagihan transaksi lindung nilai (hedging) derivatif valuta asing dengan Citibank yang membengkak karena krisis global 2008.Selain 200 juta saham, Tunas Baru Lampung juga membayar secara tunai kepada UOB sebesar US$3,5 juta sebagai pembayaran atas hutang derivatif tersebut.Deputi Direktur Utama Tunas Baru Lampung Sudarmo Tasmin mengatakan aksi korporasi ini sudah disetujui oleh rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).Sebagai pemegang 200 juta saham baru, katanya, UOB juga berkewajiban melakukan lock up (mengunci saham) selama 1 tahun artinya tidak boleh ada proses jual beli di Bursa Efek Indonesia atas kepemilikan saham tersebut.“Kami sudah RUPSLB, semua pemegang saham akan terdilusi ramai-ramai dan UOB menjadi pemegang 4,05% saham, tapi dia kan mesti lock up selama 1 tahun maka dia dapet tunai juga. Nah dengan ini hutang derivative kami semua sudah lunas,” katanya kepada pers usai RUPSLB di Jakarta, hari ini.Menurut Sudarmo, harga per saham dari pelaksanaan non-HMETD tersebut belum final. Akan tetapi mengacu pada surat perseroan kepada BEI, harga per lembar saham sebesar Rp620.“Kami estimasi kan harga rata-rata Rp617, kami bulatkan menjadi Rp620 per saham. Harga sebenarnya belum bisa dipastikan karena itu masih lock up,” katanya.Dengan masuknya UOB, komposisi pemegang saham TBLA yakni public 41,51%, PT Sungai Budi 28,66%, PT Budi Delta Swakarya 25,08%, PT Budi Acid Jaya Tbk 0,60%, Santoso Winata 0,05%, Widarto 0,05% dan UOB Kay Hian Pte. Ltd sebesar 4,05%. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top