Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks harga SUN lanjutkan tren penguatan

JAKARTA: Indeks harga surat utang negara (SUN) kembali melanjutkan pencetakan rekor tertinggi hari ini setelah Bank Indonesia menunjukkan indikasi akan menurunkan suku bunga lagi bulan ini.Data Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (Himdasun) hari
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 08 November 2011  |  18:06 WIB

JAKARTA: Indeks harga surat utang negara (SUN) kembali melanjutkan pencetakan rekor tertinggi hari ini setelah Bank Indonesia menunjukkan indikasi akan menurunkan suku bunga lagi bulan ini.Data Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (Himdasun) hari ini menunjukkan indeks menguat ke 108,14, dari posisi kemarin 108,09.Penguatan indeks tersebut terutama didukung dua seri SUN acuan yang bertenor 5 tahun, yaitu FR0030 dan FR0055.Harga FR0030 menguat ke 120,75%, rekor tertinggi sejak seri tersebut diterbitkan. Penguatan harga menekan imbal hasilnya (yield) sebesar 9 basis poin (bsp) ke 5,49% dari sebelumnya 5,58%.Pergerakan harga dan imbal hasil saling bertolak belakang di pasar sekunder, dengan penggunaan yield sebagai acuan perdagangan antarpialang.FR0055 juga mengalami penguatan harga ke 107,85% dari sebelumnya 107,67%, yang juga rekor tertinggi.Penguatan harga FR0055 juga membuat yield-nya turun 4 bps ke 5,5% dari sebelumnya 5,54%.Seri acuan lain yang menguat adalah FR0057 yang bertenor 30 tahun, yaitu ke 126% dari sebelumnya 124,5% dan menekan yield ke 7,33% dari sebelumnya 7,43%.Di sisi lain, harga dua seri acuan lainnya yaitu FR0034 dan FR0054 yang terkoreksi 10 tahun dan 20 tahun justru terkoreksi.FR0034 terkoreksi ke 147,5% dari sebelumnya 147,6% dan FR0054 terkoreksi ke 124,75% dari sebelumnya 125%. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top