BNI: Kalau mahal boleh lah

JAKARTA: PT Bank Negara Indonesia Tbk mengaku siap melepas anak perusahaan asalkan investor yang berminat mampu dan mau membayar dengan harga yang tinggi.Direktur Keuangan Bank Negara Indonesia (BNI) Yap Tjay Soen mengaku sudah banyak investor yang berminat
M. Munir Haikal
M. Munir Haikal - Bisnis.com 29 September 2011  |  15:35 WIB

JAKARTA: PT Bank Negara Indonesia Tbk mengaku siap melepas anak perusahaan asalkan investor yang berminat mampu dan mau membayar dengan harga yang tinggi.Direktur Keuangan Bank Negara Indonesia (BNI) Yap Tjay Soen mengaku sudah banyak investor yang berminat terhadap anak usaha BNI namun bank plat merah itu belum dapat memenuhi harga yang diminta perseroan."Kami lihat nilai yang mereka dapat penuhi, karena kami ingin rich valuation. Kami akan jual apabila ada yang bersedia bayar mahal," ujarnya saat ditemui di Gedung BNI 46, Kamis 29 September.Dia mengungkapkan sudah menerima keinginan akuisisi Bank BNI Syariah dari investor Asia dan Timur Tengah. Namun demikian, investor tersebut dinilai belum dapat memenuhi kriteria yang diinginkan perseroan.Yap mengungkapkan, meski ada wacana menjual anak usaha, perseroan belum melakukan pembicaraan serius. "Kalau sudah ada yang berani pasang uang mahal, baru kami akan serius. Kalau uang kecil, kami malas," tegasnya.Akan tetapi dia enggan mengungkapkan berapa nilai yang dipatok BNI. Sebelumnya, BNI menjual 25% saham BNI Securities kepada SBI Securities Co, Ltd pada Juli 2011. Nilai tersebut setara dengan Rp114 miliar.Selain BNI Securities, perseroan memiliki 3 anak usaha lain, yaitu BNI Life Insurance, Bank BNI Syariah dan BNI Multifinance. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top