Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Paradise dapat pinjaman BNI Rp463,83 miliar

JAKARTA: PT Indonesia Paradise Property Tbk, emiten penyedia akomodasi dan perhotelan, akan mendapatkan pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) senilai Rp463,83 miliar untuk pembangunan Sahid Kuta Lifestyle Resort.Dalam keterbukaan informasi
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 26 September 2011  |  15:22 WIB

JAKARTA: PT Indonesia Paradise Property Tbk, emiten penyedia akomodasi dan perhotelan, akan mendapatkan pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) senilai Rp463,83 miliar untuk pembangunan Sahid Kuta Lifestyle Resort.Dalam keterbukaan informasi perseroan hari ini di situs Bursa Efek Indonesia, utang tersebut terbagi ke dalam kredit investasi pokok maksimal sebesar Rp424,54 miliar dan kredit investasi interest during construction maksimal sebesar Rp39,29 miliar. Utang itu akan dibebani bunga sebesar 12% per tahun.Pinjaman dari salah satu bank BUMN itu akan melengkapi total kebutuhan dana perusahaan sebesar Rp900,93 miliar. Sisa kebutuhan pendanaan akan dipenuhi dari dana internal perseroan.Untuk melancarkan transaksi pinjaman itu, perseroan yang dipimpin Agoes Sulistyo Santoso itu akan menjaminkan perusahaan (corporate guarantee) senilai Rp255,11 miliar dan menggadaikan saham anak usahanya yaitu PT Indonesia Paradise Island sebesar Rp134,66 miliar.Dalan informasi tersebut, emiten yang sahamnya berkode INPP itu menghitung persentase rencana jaminan perusahaan dan gadai saham senilai total Rp389,67 miliar tersebut terhadap total ekuitas perseroan adalah 62,28%. Total ekuitas perseroan yang tercatat per akhir Juni adalah sebesar Rp625,65 miliar.Saham perusahaan stagnan di level Rp310 siang ini dan membentuk kapitalisasi pasarnya Rp747,35 miliar. Posisi harga itu juga membentuk rasio harga saham terjadap laba bersihnya (price to earning ratio/PER) sebesar 32,4 kali.(api)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top