Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Reksa dana BNI Asset mulai efektif

JAKARTA: Reksa dana baru PT BNI Asset Management yang bernama BNIS Proteksi XXIV mendapatkan pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).Hal itu tertuang di dalam keterbukaan informasi PT Kustodian Sentral Efek
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 23 September 2011  |  20:15 WIB

JAKARTA: Reksa dana baru PT BNI Asset Management yang bernama BNIS Proteksi XXIV mendapatkan pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).Hal itu tertuang di dalam keterbukaan informasi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di situs resmi salah satu self regulatory organization pasar modal itu yang diperoleh Bisnis, Jumat 23 September.Dalam situs itu, reksa dana terpoteksi baru tersebut mendapatkan nomor identifikasi efek internasional (international securities identification number/ISIN). Adapun efek reksa dana yang mendapatkan nomor ISIN haruslah mendapatkan pernyataan efektif dari Bapepam-LK.Dalam data yang sama, manajer investasi yang merupakan "cucu usaha" dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tersebut menggunakan jasa dari PT Bank DBS Indonesia sebagai kustodian produk investasi itu.BNI Asset Management, yang dipimpin Idhamsyah Runizam, merupakan manajer investasi yang mendapatkan izin dari Bapepam-LK sebagai bagian dari pemisahan bisnis manajer investasi induk usahanya yaitu PT BNI Securities. BNI Securities merupakan anak usaha BNI. (ea) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top